JombangBanget.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang tengah mempersiapkan penyusunan dokumen perencanaan untuk empat paket proyek penanganan jalan yang masuk Proyek Strategis Daerah (PSD) 2026.
Saat ini, tahapan yang dilakukan masih berupa persiapan pengadaan untuk jasa konsultansi perencanaan teknis.
’’Saat ini masih proses persiapan pengadaan jasa konsultansi perencanaan teknis. Nantinya konsultan yang akan menyusun gambar dan desain teknis pekerjaan,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Agung Setiaji, (10/1).
Dokumen perencanaan belum selesai karena proses perencanaan teknis masih menunggu penunjukan konsultan.
Durasi penyusunan dokumen perencanaan tidak seragam dan bergantung pada tingkat kompleksitas masing-masing ruas jalan.
Untuk pekerjaan yang tergolong normal, perencanaan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu setengah bulan.
’’Kalau yang kompleks, perencanaannya bisa sampai dua bulan. Secara keseluruhan bervariasi antara satu sampai tiga bulan karena kondisi di lapangan berbeda-beda,” imbuhnya.
Penyusunan dokumen itu dijadwal berlangsung hingga Maret atau triwulan pertama. Ketika seluruh tahapan berjalan lancar, proses pengadaan fisik atau tender direncanakan dapat dimulai pada April atau Mei.
’’Triwulan pertama fokus di proses desain. Setelah itu, April atau Mei kita ajukan tender, dengan catatan semua tahapan pendukung sudah terpenuhi,’’ ungkapnya.
Pemkab Jombang menetapkan 12 paket PSD tahun anggaran 2026. Empat di antaranya merupakan proyek penanganan jalan yang dilaksanakan Dinas PUPR Jombang.
Rinciannya, peningkatan ruas Jalan Mojolegi–Panglungan Wonosalam dengan pagu anggaran Rp 2 miliar.
Peningkatan ruas Jalan Mojoagung–Mojoduwur Mojowarno sebesar Rp 2,9 miliar.
Rekonstruksi ruas jalan Made–Asemgede Ngusikan dengan pagu Rp 2,8 miliar. Rekonstruksi ruas jalan Gebangbunder–Plandaan dialokasikan sebesar Rp 2,8 miliar.
Serta peningkatan ruas jalan Cukir–Mojowarno dengan pagu anggaran Rp 2,8 miliar. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz