Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Laba Rp 700 Juta, Perumda Perkebunan Panglungan Tetap Gagal Setor PAD ke Pemkab Jombang

Achmad RW • Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:52 WIB
Ilustrasi pendapatan asli daerah atau PAD.
Ilustrasi pendapatan asli daerah atau PAD.

JombangBanget.id – Kinerja Perumda Perkebunan Panglungan memang mulai menunjukkan geliat setelah pergantian direktur.

Perusahaan daerah ini sudah mencatatkan laba.

Namun, pada tutup buku tahun 2025, Panglungan kembali gagal menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) kepada Pemkab Jombang alias ngeblong.

Data Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jombang mencatat, dari empat perusahaan daerah di bawah Pemkab, hanya tiga yang menyetor deviden tahun ini.

Perumda Aneka Usaha Seger menyumbang Rp 188,1 juta, Perumda Tirta Kencana Rp 326,1 juta, dan Bank Jombang paling besar Rp 8,3 miliar. Panglungan nihil.

Direktur Perumda Panglungan Agus Mujiono mengakui hal itu.

PAD dari empat BUMD Jombang.
PAD dari empat BUMD Jombang.

”Iya memang untuk tahun ini kami masih belum bisa menyumbang PAD, belum bisa setor, meski sudah ada penghasilan,” ujarnya.

Agus menjelaskan, sepanjang 2025 Panglungan sebenarnya sudah meraup penghasilan lebih dari Rp 700 juta. Namun, seluruhnya terserap untuk kebutuhan internal.

”Jadi penghasilan yang ada, masih digunakan untuk perbaikan sejumlah kebun, juga membayar tunggakan gaji pegawai yang sebelumnya tertunggak sampai 5 bulan,” terangnya.

Pendapatan itu sebagian besar berasal dari tanaman lama seperti kopi dan cengkeh, serta hasil penebangan kayu saat pembukaan kebun.

”Kopi kita dapat lumayan, kayu tebangan juga, kan kita membuka kebun untuk tahun ini, jadi ada kayu sengon, mlinjo juga, itu juga lumayan kemarin hasilnya,” imbuhnya.

Agus menambahkan, meski ada sisa uang setelah digunakan untuk perbaikan dan gaji, dana itu tetap dipakai sebagai modal usaha.

”Jadi kalau sisa masih ada, namun kalau ikut disumbangkan ke deviden, kita tidak ada modal untuk usaha tahun ini, sehingga uang itu kami pakai modal dulu, biar tidak ada hutang,” pungkasnya. (riz/naz)

 

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #perumda perkebunan panglungan #perumda #Perkebunan Panglungan #Jombang #pad #Laba