JombangBanget.id – Perombakan pejabat di lingkungan Pemkab Jombang kembali mengemuka.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memastikan sudah menyiapkan langkah awal mutasi gelombang tiga.
Namun, keputusan final tetap menunggu instruksi Bupati Warsubi.
Kepala BKPSDM Jombang Anwar menegaskan, saat ini pihaknya masih dalam tahap persiapan teknis.
”Saat ini masih persiapan, masih penyusunan,” ujarnya, Kamis (8/1).
Empat jabatan eselon II B diketahui masih kosong.
Antara lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Kepala Dinas Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Ada beberapa opsi pengisian, mulai dari pengisian sementara, rotasi pejabat, hingga seleksi terbuka (selter).
”Masih banyak kemungkinan. Bisa diisi dulu, bisa digeser, atau langsung selter,” terang Anwar.
Ia juga membuka peluang pelantikan pejabat yang belum sempat dilantik pada mutasi sebelumnya.
Syaratnya, izin pertimbangan teknis (pertek) dari BKN masih berlaku.
Baca Juga: Mutasi dan Pelantikan Kepala Madrasah di Jombang, Berikut Daftar Lengkapnya
”Kalau izin perteknya masih berlaku, masih bisa dilantik. Kalau sudah habis, harus diperbarui atau melalui selter lagi,” jelasnya.
Ia menambahkan, masa berlaku izin pertimbangan teknis rata-rata tiga bulan, meski ada pula yang mencapai lima bulan.
Sedangkan, jika melihat ke belakang, mutasi gelombang 2 baru dilakukan pertengahan November lalu.
Sehingga, masih ada kesempatan jika melakukan pelantikan pejabat eselon II.
”Kita tunggu arahan Abah. Soal waktu dan teknisnya menyesuaikan,” pungkas Anwar.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Jombang Warsubi memberikan sinyal untuk menggelar mutasi maupun pengisian jabatan kosong di awal tahun 2026.
Saat ini, orang nomor satu di Pemkab Jombang ini telah melakukan evaluasi sejumlah nama-nama yang berpotensi digeser dari jabatannya.
”Untuk pengisian jabatan kosong insya Allah sebentar lagi,” ujar Warsubi diwawancara, (31/12).
Bupati menegaskan, saat ini pihaknya masih melakukan evaluasi terhadap kinerja sejumlah pejabat.
Namun demikian, ia tak menampik jika ada sejumlah nama yang berpeluang akan dimutasi.
”Sudah ada di tangan kami, tinggal nunggu waktu setelah tahun baru,’’ papar dia.
Sayangnya, bupati belum menyebut secara rinci soal evaluasi yang dimaksud.
Ia menegaskan, jika pihaknya puas dengan kinerja OPD di lingkup pemkab Jombang karena angka kemiskinan dan angka pengangguran turun.
”Alhamdulillah kinerja OPD memuaskan. Angka kemiskinan ekstrem sudah tidak ada, angka kemiskinan secara umum juga mulai menurun. Tingkat pengangguran ikut mengalami penurunan signifikan,’’ papar dia. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz