Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Pelebaran Jalan Cukir-Mojowarno Jombang Berlanjut 2026, Segini Anggaran yang Disiapkan

Ainul Hafidz • Selasa, 30 Desember 2025 | 08:30 WIB
Pelebaran jalan ruas Cukir-Mojowarno, Jombang rencananya dilanjutkan 2026.
Pelebaran jalan ruas Cukir-Mojowarno, Jombang rencananya dilanjutkan 2026.

JombangBanget.id – Proyek pelebaran jalan ruas Cukir–Mojowarno, Jombang belum sepenuhnya rampung.

Masih tersisa sekitar 2–3 kilometer jalan yang belum tertangani.

Penanganan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

Tahun depan, Pemkab Jombang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,3 miliar untuk melanjutkan proyek tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang Bayu Pancoroadi mengatakan, pelebaran jalan ruas Cukir–Mojowarno akan kembali dilanjutkan pada 2026.

Anggaran telah dialokasikan dalam APBD 2026 sebesar Rp 2,3 miliar.

”Untuk kegiatan 2026 itu rencananya menyambung proyek yang 2025. Arah penanganannya dari barat ke timur,” kata Bayu.

Ia menjelaskan, hingga kini pelebaran jalan tersebut masih menyisakan sekitar 2–3 kilometer yang belum tersentuh.

”Masih ada sekitar 2–3 kilometer yang belum tertangani. Terakhir pekerjaan sampai di Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, sehingga sisanya masih cukup panjang,” jelasnya.

Dengan anggaran yang tersedia pada 2026, penanganan diperkirakan hanya mampu menjangkau sekitar satu kilometer ruas jalan.

”Perkiraan yang bisa ditangani sekitar 1 kilometer dengan anggaran kurang lebih Rp 2,3 miliar,” ujar Bayu.

Baca Juga: Makin Mulus, Dinas PUPR Jombang Tuntaskan Pemeliharaan Jalan Ruas Cukir-Mojowarno Jombang

Selain pekerjaan jalan, pihaknya juga masih memiliki pekerjaan rumah terkait jembatan.

Di sejumlah titik, kondisi jalan sudah dilebarkan, namun lebar jembatan belum menyesuaikan sehingga menimbulkan penyempitan.

”Setelah jalannya, baru jembatannya. Kondisinya hampir sama dengan ruas Ceweng–Kalianyar, jalannya sudah tuntas tapi jembatannya masih sempit,” terangnya.

Untuk diketahui, Bupati Jombang Warsubi telah menetapkan sebanyak 12 paket Proyek Strategis Daerah (PSD) pada 2026.

Dari jumlah tersebut, delapan paket merupakan proyek fisik dan empat paket berupa pengadaan barang.

Di sektor kesehatan, terdapat proyek pembangunan Puskesmas Gambiran di Kecamatan Mojoagung yang dikelola Dinas Kesehatan Jombang.

RSUD Jombang juga memperoleh paket belanja modal peralatan dan mesin BLUD, sementara RSUD Ploso mendapatkan paket pengadaan alat kesehatan layanan penyakit dalam.

Di bidang pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang mengelola dua paket pengadaan seragam gratis bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs.

Adapun Dinas Lingkungan Hidup Jombang melaksanakan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di Kecamatan Ngoro.

Dinas Perhubungan Jombang mengerjakan proyek penerangan jalan umum (PJU) pada ruas Kabuh–Tapen.

Untuk sektor infrastruktur, Dinas PUPR Jombang menangani paket terbanyak, meliputi peningkatan jalan ruas Mojolegi-Panglungan.

Ruas Mojoagung–Mojoduwur, Made-Asemgede, Gebangbunder-Plandaan, dan Cukir-Mojowarno. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #Mojowarno #Dinas PUPR Jombang #jalan #anggaran proyek #Cukir-Mojowarno #Cukir #proyek jalan #anggaran #APBD 2026 #jalan kabupaten #Jombang