JombangBanget.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang.
Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, Satpol PP Jombang berhasil meraih dua penghargaan sekaligus.
Rakor yang digelar Satpol PP Provinsi Jawa Timur pada 11–12 Desember 2025 di Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Madiun itu menjadi ajang evaluasi kinerja, penguatan sinergi antar daerah, sekaligus pemberian apresiasi atas capaian Satpol PP kabupaten/kota di Jawa Timur.
Kepala Satpol PP Kabupaten Jombang, Samsudi, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima.
Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Satpol PP Jombang sekaligus dukungan aktif masyarakat.
”Alhamdulillahirabbil ‘Alamin. Penghargaan ini bukan hanya untuk Satpol PP, tetapi untuk seluruh masyarakat Jombang yang ikut menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan,” ujar Samsudi.
Dua penghargaan yang diraih Satpol PP Jombang adalah masuk 10 Besar Pembinaan Penilaian Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) Terbaik dan Pembina Desa Siaga Tahun 2025.
Menurut Samsudi, capaian ini mencerminkan keberhasilan pendekatan pembinaan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
”Keamanan dan ketertiban tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat. Kunci utamanya adalah partisipasi masyarakat. Melalui Siskamling dan Desa Siaga, kami mendorong warga menjadi subjek utama dalam menjaga lingkungannya sendiri,” tegasnya.
Samsudi menambahkan, pembinaan Siskamling yang dilakukan Satpol PP Jombang tidak sebatas penilaian administratif, tapi juga penguatan kapasitas warga, linmas, dan perangkat desa.
”Kami rutin melakukan pendampingan, pembinaan, dan monitoring. Mulai dari kesiapan personel linmas, sarana-prasarana keamanan, hingga pola koordinasi di tingkat desa dan lingkungan,” jelasnya.
Terkait penghargaan Pembina Desa Siaga, Samsudi menegaskan Satpol PP terus mendorong desa memiliki kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan ketertiban, bencana, maupun kondisi darurat sosial.
”Desa Siaga bukan hanya soal bencana, tetapi juga kesiapan menghadapi konflik sosial, gangguan kamtibmas, dan situasi darurat lainnya. Kami ingin desa-desa di Jombang memiliki sistem yang tangguh dan responsif,” ungkapnya.
Samsudi menegaskan, penghargaan ini sekaligus menjadi tantangan untuk terus meningkatkan kinerja Satpol PP.
”Penghargaan ini bukan tujuan akhir. Justru menjadi pengingat agar kami tidak cepat puas dan terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Ia berharap capaian ini memotivasi seluruh jajaran Satpol PP hingga tingkat kecamatan dan desa untuk semakin solid dan konsisten menjalankan tugas.
”Kami ingin Kabupaten Jombang benar-benar menjadi daerah yang aman, tertib, dan kondusif. Saat situasi kondusif terjaga, aktivitas masyarakat lancar dan kesejahteraan meningkat,” pungkas Samsudi. (yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz