JombangBanget.id – Bupati Jombang Warsubi resmi menetapkan 12 paket Proyek Strategis Daerah (PSD) tahun 2026.
Dari total paket, delapan di antaranya merupakan proyek fisik, sedangkan empat lainnya berupa pengadaan barang.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Jombang Supradigdo menegaskan, secara substansi PSD 2026 sudah tidak berubah. Sebab, sudah ditandatangani bupati.
”Yang jelas 12 paket sudah pasti, karena sudah tertandatangani Abah Bupati,” ujarnya.
Belasan proyek strategis itu mencakup sektor pelayanan publik hingga infrastruktur.
Di bidang kesehatan, terdapat proyek pembangunan Puskesmas Gambiran, Kecamatan Mojoagung oleh Dinas Kesehatan Jombang.
Selain itu, RSUD Jombang mendapat paket belanja modal peralatan dan mesin BLUD.
Sementara RSUD Ploso memperoleh paket pengadaan alat kesehatan untuk layanan penyakit dalam.
Di sektor pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang mendapatkan dua paket pengadaan seragam gratis, masing-masing untuk siswa SD/MI dan siswa SMP/MTs.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang mengerjakan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di Kecamatan Ngoro.
Dinas Perhubungan Jombang melaksanakan proyek penerangan jalan umum (PJU) pada ruas Kabuh–Tapen.
Proyek infrastruktur jalan menjadi paket terbanyak yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang.
Di antaranya peningkatan jalan ruas Mojolegi–Panglungan, Mojoagung–Mojoduwur, Made–Asemgede, Gebangbunder–Plandaan, serta ruas Cukir–Mojowarno.
Menurut Supradigdo, seluruh paket tersebut berasal dari usulan perangkat daerah yang telah melalui pembahasan dan kini disepakati.
Saat ini, proses administrasi tinggal menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK) Bupati dari bagian hukum.
”Penetapan PSD 2026 sekarang masih di bagian hukum. Setelah SK Bupati keluar, dokumen akan diteruskan ke masing-masing perangkat daerah untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” jelasnya. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz