Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Progres Proyek Terminal Barang di Perak Lampaui Target, Dishub Jombang Dorong Percepatan

Ainul Hafidz • Senin, 15 Desember 2025 | 13:32 WIB
DIPERCEPAT: Pihak pengawas melakukan pantauan proyek Terminal Barang di Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Jombang.
DIPERCEPAT: Pihak pengawas melakukan pantauan proyek Terminal Barang di Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Jombang.

JombangBanget.id – Proyek pembangunan terminal barang di eks Kantor BPP Perak, Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Jombang terus dikebut.

Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang minta pihak kontraktor melakukan percepatan.

Khususnya untuk material dan pemasangan paving.

Kepala Dishub Jombang Sugianto melalui pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek Yohan Kartika, menyampaikan, secara umum perkembangan proyek berjalan sesuai harapan.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (monev) terakhir, progres pekerjaan bahkan dinilai sudah melampaui target yang ditetapkan.

”Untuk pengurukan sudah selesai, sekarang pemasangan paving. Itupun juga sudah separo atau 50 persen. Sesuai hasil evaluasi rapat terakhir, progresnya sudah positif dan melebihi target,” ujar Yohan.

Meski demikian, pihaknya mendorong dilakukan percepatan pekerjaan paving.

Salah satunya meminta penambahan jumlah tenaga kerja.

Pasalnya, proses pemasangan paving dilakukan secara manual, sehingga sangat bergantung pada jumlah pekerja atau tukang di lapangan.

”Selama ini jumlah tukang itu sekitar 12 sampai 15 orang. Kami sudah meminta agar jumlah tukang ditambah supaya proses pemavingan bisa lebih cepat,” imbuhnya.

Hanya saja, yang masih dihadapi saat ini, yakni keterbatasan pengiriman material paving dari pihak pemasok.

Baca Juga: Proyek Terminal Barang Jombang Dikebut, Pemavingan Ditarget Rampung sebelum Natal

Material paving belum bisa didatangkan sekaligus dalam jumlah besar, melainkan dikirim secara bertahap setiap hari.

”Dari pihak supplier belum bisa mengirim sekaligus. Setiap hari yang datang itu sekitar empat sampai lima dump truk, dan itu langsung habis tertata di lapangan,” ujar Yohan juga menjabat Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Jombang ini.

Rencana penambahan tenaga kerja masih menunggu kepastian dari supplier terkait kelancaran pasokan material paving.

Ketika material dapat didatangkan sekaligus, maka penambahan tenaga kerja dapat segera dilakukan.

”Kalau memungkinkan, jumlah tenaga kerja bisa ditambah hingga lima tim. Satu tim terdiri lima orang, sehingga total bisa mencapai 25 sampai 30 orang. Tapi, itu tergantung kepastian suplai material paving,” tuturnya.

Karena itu, pihaknya saat ini fokus memastikan ketersediaan material paving agar rencana percepatan pekerjaan dapat terealisasi.

”Kami sekarang memastikan kebutuhan material paving dahulu. Harapan kami kepada penyedia, memastikan volume paving yang kami minta bisa terpenuhi sebelum masa akhir kontrak,” tegas Yohan Kartika.

Jika hingga mendekati akhir masa kontrak pasokan material belum mencukupi, Yohan menegaskan pihaknya akan meminta penyedia atau kontraktor untuk mencari solusi alternatif.

”Kalau memang belum bisa terpenuhi, nanti kami minta penyedia atau kontraktor untuk mencari solusi atau alternatif lain dengan kualitas paving yang sama,” pungkasnya. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #Dishub Jombang #terminal kargo #Perak #percepatan proyek #parkir khusus #proyek #Jombang #angkutan barang #Terminal Barang