JombangBanget.id - Proses pembangunan Terminal Barang Baru di Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Jombang terus dikebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang, Sugianto, melalui PPK proyek, Yohan Kartika, menyampaikan, pemasangan paving ditarget rampung pada 19–20 Desember nanti atau sebelum Natal.
’’Pemavingan dijadwal dua minggu atau sekitar tanggal 19–20 Desember sudah selesai,’’ kata Yohan.
Pekerjaan lain juga disiapkan berjalan bersamaan untuk mengejar target penyelesaian proyek.
Salah satunya, pembetonan atau rabat beton di pintu masuk yang dijadwalkan mulai dikerjakan satu minggu lagi.
’’Secara paralel juga akan dilakukan pembetonan di pintu masuk. Selain itu, ada pemasangan u-ditch (beton pracetak berbentuk huruf U). Pengerjaan itu dimulai bersamaan dengan proses pemasangan paving,’’ imbuhnya.
Ketika pemasangan paving berjalan sekitar satu minggu, pekerjaan rabat beton dan pemasangan u-ditch di pintu masuk juga akan langsung dimulai.
Dampaknya, akses pintu depan harus ditutup sementara.
’’Jika u-ditch dan rabat beton mulai dikerjakan, pintu depan akan ditutup dan tidak bisa dilewati. Harus lewat samping karena beton juga butuh waktu sekitar 14 hari untuk proses pengeringan,’’ kata Yohan juga menjabat Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Jombang.
Beberapa titik saat ini sudah terpasang u-ditch. Di antaranya di sebelah timur.
Ini dilakukan agar aliran air di kompleks itu bisa lancar. Sehingga tak mengganggu proses pengurukan ataupun pemadatan hingga pemasangan paving.
Terkait material, sebagian kebutuhan sudah tersedia di lokasi. Material u-ditch telah berada di tempat.
Sementara pasokan paving terus didatangkan untuk memenuhi kebutuhan pengerjaan.
’’Sebagian material sudah didatangkan, untuk paving masih berjalan didatangkan ke lokasi. Sementara u-ditch sudah di tempat,’’ bebernya.
Proyek ini memiliki nilai kontrak Rp 1,6 miliar. Pelaksana pekerjaan CV Putra Mandiri, dengan pengawasan konsultan CV Elang Persada.
Proyek tersebut memiliki masa kontrak 45 hari kalender dan dijadwalkan selesai pada 26 Desember nanti. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz