Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Proyek Pengurukan Lahan Sekolah Rakyat Tersendat, Dinas PUPR Jombang Ungkap Penyebabnya

Anggi Fridianto • Minggu, 7 Desember 2025 | 12:50 WIB
TERSENDAT: Proyek pengurukan Lahan Sekolah Rakyat di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang.
TERSENDAT: Proyek pengurukan Lahan Sekolah Rakyat di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang.

JombangBanget.id - Pengurukan lahan Sekolah Rakyat di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang belum sepenuhnya tuntas.

Pasalnya, sebagian lahan di sisi selatan belum dibebaskan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jombang.

”Untuk pengurukan lahan yang existing kami sudah selesai. Tinggal menunggu yang dibebaskan teman-teman Dinsos (sisi selatan, Red) itu yang belum,” kata Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi.

Bayu menerangkan, lahan existing atau eks terminal barang dengan luasan mencapai 4,3 haktare sudah selesai diuruk.

”Bahkan awal Desember ini sudah dipadatkan,” bebernya.

Dari informasi yang diterima PUPR, Dinsos masih menunggu hasil appraisal harga tanah sebelum melanjutkan proses pembebasan.

”Harapan kami kalau pembebasan lahan bisa terlaksana sesuai jadwal, insya Allah sebelum akhir tahun kita bisa selesaikan (pengurukan),” ungkap Bayu.

Sebagai informasi, Pemkab Jombang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 17,9 miliar dalam P-APBD 2025 untuk pengadaan dan pengurukan lahan Sekolah Rakyat di Desa Tunggorono.

Sebesar Rp 8,8 miliar dialokasikan untuk pengadaan lahan tambahan dan Rp 9,1 miliar untuk pekerjaan pengurukan. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #Dinas PUPR Jombang #Tersendat #lahan #Tunggorono #pengurukan lahan #Jombang #pembebasan lahan #Sekolah Rakyat