Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Dinas Perkim Jombang Perbaiki 131 RTLH Sepanjang 2025, Dorong Pengentasan Kemiskinan dan Hunian Layak

Achmad RW • Rabu, 3 Desember 2025 | 14:08 WIB
Hasil pembangunan rumah tidak layak huni yang dilakukan Dinas Perkim Jombang 2025.
Hasil pembangunan rumah tidak layak huni yang dilakukan Dinas Perkim Jombang 2025.

JombangBanget.id – Pemerintah Kabupaten Jombang terus meningkatkan kualitas hunian warga melalui program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH).

Sepanjang 2025, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) membangun total 131 unit RTLH yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perkim Jombang, Syaiful Anwar, menegaskan, pembangunan RTLH menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mendukung program nasional penyediaan tiga juta rumah.

’’Ini upaya kami untuk memastikan masyarakat memiliki hunian layak. Tahun ini ada 131 titik RTLH yang kami tangani,’’ katanya.

Dari jumlah tersebut, 58 unit bersumber dari Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD).

Sedangkan 73 unit lainnya telah rampung melalui APBD reguler 2025. Proses penyaluran bantuan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan mendesak di tiap kecamatan.

’’Yang penting, masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa merasakan manfaatnya,’’ terangnya.

program RTLH tidak sekadar pembangunan fisik. Pemerintah memberikan bantuan keuangan stimulan yang dikelola langsung penerima manfaat untuk membeli material dan membayar tukang.

’’Dana itu mereka kelola sendiri. Kami ingin masyarakat terlibat langsung dalam pembangunan rumahnya,’’ ungkapnya.

Meski dikelola masyarakat, Dinas Perkim tetap melakukan pendampingan penuh selama proses pembangunan.

’’Ada pendamping dari kami yang terus memantau agar rumah dibangun sesuai standar. Kami ingin hasilnya betul-betul layak huni,’’ jelas Syaiful.

Bantuan ini bersifat pemicu agar warga termotivasi memperbaiki hunian mereka.

’’Bantuan ini tidak menutup seluruh biaya, tapi menjadi pemicu semangat masyarakat,’’ ucapnya.

Saat ini, Perkim sedang melakukan monitoring dan evaluasi terhadap 58 titik RTLH dari P-APBD, yang ditargetkan selesai pada awal Desember.

Program ini tidak hanya membenahi fisik bangunan, tetapi juga mengangkat kesejahteraan warga.

’’Rumah yang layak itu bukan kemewahan, tapi kebutuhan dasar. Ketika masyarakat punya tempat tinggal yang aman dan nyaman, itu bagian dari langkah keluar dari kemiskinan,’’ tegasnya. (riz/jif)

 

Editor : Ainul Hafidz
#Dinas Perkim #Perbaiki #rtlh #Jombang