JombangBanget.id – Tahapan pengusulan Proyek Strategis Daerah (PSD) tahun anggaran 2026 kini memasuki babak baru.
Pasalnya, dokumen usulan sudah dikirim ke meja Bupati Jombang Warsubi.
Saat ini tingga menunggu penetapan.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Jombang Supradigdo menyampaikan, surat usulan terbaru telah disampaikan dan saat ini berada di Sekretaris Pribadi (Sekpri) Bupati Jombang untuk diproses lebih lanjut.
”Jadi sekarang masih proses, surat baru saja meluncur dan sekarang sudah di sekprinya Pak Bupati,” ujar Supradigdo.
Jumlah paket yang diusulkan kembali menjadi 12.
”Usulannya kemarin kalau tidak salah 12 paket. Iya, balik lagi jadi 12 paket. Makanya kemarin yang kami naikkan ke sana ada 12 paket,” imbuh dia.
Menurut Supradigdo, penentuan jumlah final beserta penetapannya kini sepenuhnya berada di tangan Bupati Jombang.
”Itu nanti keputusan Pak Bupati. Jadi prosesnya tinggal menunggu SK penetapan,” kata Supradigdo.
Sebelumnya, Pemkab Jombang telah merencanakan 10 Proyek Strategis Daerah (PSD) yang akan menjadi fokus pembangunan pada 2026.
Jumlah tersebut merupakan hasil penyusunan dan pembahasan lintas perangkat daerah dengan menyesuaikan regulasi Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca Juga: 12 Paket di Jombang Diusulkan Masuk Proyek Strategis Daerah 2025, Ini Rinciannya
Supradigdo menjelaskan pada tahap awal sebenarnya terdapat 12 usulan program.
Namun penyesuaian dengan regulasi MCP KPK membuat jumlah tersebut disepakati menjadi 10.
”Kemarin diusulkan 12 program, tetapi sesuai aturan MCP KPK hanya bisa 10 program saja, sehingga disepakati menjadi 10,” katanya.
Dari 12 paket yang sebelumnya diusulkan, lima berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Sisanya masing-masing satu paket di RSUD Jombang, RSUD Ploso, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Perhubungan (Dishub).
Sementara dua paket lainnya berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Jombang. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz