Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Sidak Proyek Puskesmas Keboan Jombang, Wabup Salman Temukan Atap Bocor

Anggi Fridianto • Senin, 24 November 2025 | 19:05 WIB
Wabup Jombang M. Salmanudin sidak ke Puskesmas Keboan, Ngusikan menemukan atap yang bocor.
Wabup Jombang M. Salmanudin sidak ke Puskesmas Keboan, Ngusikan menemukan atap yang bocor.

JombangBanget.id -  Wakil Bupati Jombang, Salmanudin Yazid terus gencar melakukan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) pada Kamis (20/11).

Kali ini yang dituju sejumlah proyek di utara Brantas.

Salah satu yang menjadi perhatian yakni, proyek gedung Puskesmas Keboan di Kecamatan Ngusikan yang dikabarkan terdapat kebocoran padahal baru saja selesai dibangun.

Wabup didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr Hexawan Tjahja Widada, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Jombang.

Setibanya di lokasi, Wabup bersama rombongan menyisir sejumlah ruangan dan mengecek kualitas pekerjaan.

Wabup memberikan catatan, terutama pada bagian atap yang bocor. Sidak ini sekaligus menjawab keluhan warga terkait kebocoran bangunan saat hujan.

Kondisi talang Puskesmas Keboan, Ngusikan Jombang.
Kondisi talang Puskesmas Keboan, Ngusikan Jombang.

”Kami telah melihat langsung kondisinya. Permasalahan kebocoran ini akan segera kami tangani. Bagian-bagian yang belum maksimal dalam proses pembenahan akan diperbaiki demi kenyamanan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain menyapa pasien, Wabup terlihat juga banyak berbincang dengan petugas puskesmas.

Terpisah, Kepala Puskesmas Keboan dr Binti Sukartini membenarkan kedatangan Wabup Salmanudin melakukan sidak ke puskesmas.

Disinggung terkait temuan kebocoran pada satu titik gedung, Binti tak menampik hal tersebut.

”Bocornya itu memang baru, karena beberapa hari terakhir itu kan hujan deras. Lokasinya di talang tengah, di lorong antara gedung lama dan gedung baru,” kata Binti.

Ia menambahkan, sebelumnya pihak puskesmas sudah menyampaikan perihal kebocoran kepada dinas terkait dan dtindaklanjuti pihak rekanan.

”Jadi pas bocor itu sudah kami tindak lanjuti ke dinas. Pak Wabup waktu datang itu juga saat proses perbaikan sedang dikerjakan,” imbuh dia.

Menurutnya, kebocoran talang masih menjadi tanggung jawab rekanan. Sebab, masih ada kewajiban pemeliharaan.

”Memang gedungnya baru dan masih dalam masa pemeliharaan pihak penyedia proyek,” tutur dia.

Pihak puskesmas memastikan tidak ada ruangan pelayanan yang terdampak.

”Alhamdulillah tidak ada ruangan lain yang bocor, hanya di situ saja. Itu pun hanya lorong yang tidak dilewati pasien,” ujar dia.

Pihaknya juga berharap tak ada problem lain yang muncul di kemudian hari.

”Alhamdulillah respons dari penyedia juga cepat, begitu kami laporkan langsung diperbaiki. Insya Allah yang lain masih aman, hanya di situ saja. Mudah-mudahan tidak ada yang lain,” kata Binti.

Untuk diketahui, proyek Puskesmas Keboan di Kecamatan Ngusikan menelan anggaran dari APBD Jombang 2025 sebesar Rp 4,1 miliar.

Proyek dikerjakan CV Renno Abadi dengan pengawasan CV Persada Consultant.

Berdasarkan kontrak, pekerjaan dimulai 6 Februari dan ditarget selesai dalam 180 hari kalender atau hingga 5 Agustus lalu.

Namun, pelaksanaan proyek molor dan rekanan diberi tambahan waktu hingga 3 September dengan kewajiban membayar denda.

Tak juga tuntas, rekanan kembali diberikan perpanjangan hingga 10 September, dan terakhir rekanan mengajukan tambahan waktu lagi hingga 17 September lalu untuk merampungkan pekerjaan. (ang/fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #TALANG #sidak proyek #Perbaikan #Puskesmas Keboan #Salmanudin #bocor #salmanudin yazid #Wabup #atap bocor #Jombang #Dinkes Jombang #Ngusikan #Keboan #Wabup Jombang