JombangBanget.id – Menjelang akhir tahun, Wakil Bupati Jombang Salmanudin Yazid turun langsung memantau sejumlah proyek fisik, Senin (17/11).
Sidak dilakukan untuk memastikan kualitas bangunan sekaligus kesiapan operasional layanan.
Didampingi Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang Syaiful Anwar, staf ahli, dan kepala OPD terkait, Wabup memulai inspeksi di Puskesmas Jelakombo.
Proyek Puskesmas Jelakombo menelan anggaran mencapai Rp 5 miliar. sesuai kontrak kerja, pengerjaan dimulai 6 Februari hingga 5 Agustus.
Dalam pelaksanaannya, pengerjaan proyek yang dikerjakan CV Mulyojoyo dengan pengawasan CV Bola Sakti molor hingga 18 Agustus.
Terhadap pelaksana dijatuhi sanksi denda keterlambatan.
Di lokasi, Salmanudin mengecek kondisi fisik bangunan serta fasilitas penunjang.
”Kami sidak kualitas bangunan, struktur bangunan, dan kalau ada keluhan bangunan bocor atau ada kerusakan harus segera lapor, karena puskesmas adalah ujung tombak kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Usai dari puskesmas, rombongan bergeser ke proyek pembangunan trotoar di Jalan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Proyek ini ditujukan untuk menata kawasan kota agar lebih tertib, meningkatkan kenyamanan pejalan kaki, sekaligus memperbaiki drainase guna mengurangi potensi banjir.
Sidak berlanjut ke proyek peningkatan jalan ruas Denanyar-Megaluh.
Baca Juga: Gus Zu'em: Bupati-Wabup Berseberangan, Rakyat Kebingungan
Perbaikan infrastruktur jalan di kawasan tersebut diharapkan memperkuat aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah.
”Kegiatan ini bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang dalam percepatan pembangunan, efisiensi penggunaan anggaran, serta peningkatan manfaat infrastruktur bagi masyarakat,” pungkasnya.
Terpisah, proyek pembangunan trotoar di Jalan KH Abdurrahman Wahid segera memasuki tahap penyelesaian akhir. Pekerjaan senilai Rp 1,6 miliar yang dikerjakan CV Lestari Putra kini telah mencapai progres 99 persen.
Kabid Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum Dinas Perkim Jombang, Sri Rahayu, menjelaskan progres pembangunan saat ini sudah memasuki tahap finishing.
Sejumlah pekerjaan kecil tengah dirampungkan oleh kontraktor.
”Progress pekerjaan sudah 99 persen. Saat ini tinggal pemasangan penutup pipa, pengecatan lantai, dan pekerjaan-pekerjaan kecil lainnya,” ujarnya.
Sri Rahayu menuturkan, proyek trotoar ini dijadwalkan selesai pada awal Desember.
Namun, kontraktor telah mengajukan permohonan pemeriksaan lebih awal sehingga progres pekerjaan berjalan lebih cepat dibandingkan target semula.
”Rencananya selesai awal Desember kemarin, tapi kontraktor sudah meminta dilakukan pemeriksaan. Jadi progresnya lebih maju dari jadwal,” jelasnya.(ang/yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz