JombangBanget.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang menjadi garda terdepan dalam pertemuan antara Pemkab Jombang dan perwakilan Pemerintah Kota Kitakyushu, Jepang, Selasa (18/11).
Kunjungan ini merupakan upaya identifikasi ekosistem sirkular ekonomi melalui industri daur ulang yang saat ini tengah digalakkan DLH Jombang.
Delegasi Kitakyushu yang dikenal sebagai salah satu kota percontohan pembangunan berkelanjutan di dunia, dipimpin Hironori Tazawa dan Noeru Aoki serta Kohei Hibino dari Institute for Global Environmental Strategies (IGES).
Mereka datang bersama Komunitas Nol Sampah.
Wakil Bupati Jombang, M Salmanudin MPdI, menerima rombongan didampingi Asisten Administrasi Umum Setdakab, Syaiful Anwar ME.
Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum, menyampaikan paparan mengenai langkah-langkah pengelolaan sampah yang telah dilakukan Jombang.
’’Penanganan sampah di Jombang dilakukan secara terintegrasi. Kami sudah menerapkan pemilahan sampah di beberapa kawasan. Mengembangkan kompos dan bank sampah. Serta melibatkan sektor informal seperti pemulung dan pengepul dalam pemanfaatan sampah anorganik,’’ terangnya.
Dia juga menekankan pentingnya edukasi melalui berbagai program lingkungan.
Di antaranya, Sekolah Adiwiyata, Ecopesantren, Program Kampung Iklim atau Desa Berseri. Juga program berbasis nilai agama yakni Sampah Jadi Sedekah (Sajadah).
DLH juga memperkuat pilar sirkular ekonomi melalui pengembangan Bank Sampah Induk dan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3 R; mengurangi sampah (reduce), menggunakan kembali (reuse), dan mendaur ulang (recycle).
Yang kemudian terhubung dengan industri daur ulang.
Baca Juga: Sampah Menumpuk 290 Ton per Hari, DPRD Jombang Minta Pemkab Bergerak Cepat Cari Solusi
’’TPA Jombang sudah menerapkan konsep sanitary landfill (metode pengelolaan sampah yang menimbun sampah di lokasi cekung yang telah dirancang secara teknis untuk meminimalkan dampak pencemaran lingkungan). Dilengkapi fasilitas sortir dan komposting,’’ imbuhnya.
Sementara itu, Wabup Jombang, Salmanudin, menyampaikan penghargaan atas kunjungan Pemerintah Kota Kitakyushu, Jepang.
’’Kami sangat mengapresiasi kehadiran delegasi Kitakyushu. Pemkab Jombang berkomitmen kuat untuk meningkatkan sirkular ekonomi, mulai dari pembiasaan memilah sampah hingga dukungan terhadap rantai bisnis industri daur ulang,’’ kata Gus Salman, sapaan akrabnya.
Kitakyushu dinilai sebagai kota yang sukses membangun kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan kota ramah lingkungan.
Sehingga menjadi rujukan dalam pengembangan kebijakan persampahan.
Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, delegasi Kitakyushu juga meninjau sejumlah industri daur ulang yang menjadi bagian dari rantai sirkular ekonomi di daerah.
Terutama yang berada di tiga perusahaan.
’’Diharapkan, kunjungan ini dapat membuka peluang kerja sama lebih lanjut. Baik dalam inovasi teknologi persampahan maupun penguatan sistem sirkular ekonomi yang berkelanjutan,’’ ungkapnya. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz