JombangBanget.id – Gerbong mutasi dan promosi jabatan kembali bergerak di lingkungan Pemkab Jombang.
Sebanyak 66 pejabat dari eselon II hingga IV resmi dilantik Bupati Jombang Warsubi di Pendopo Kabupaten Jombang, Jumat (7/11).
Mutasi kali ini menjadi gelombang kedua yang digulirkan sejak Warsubi menjabat sebagai bupati.
Bupati menegaskan, rotasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi.
Melainkan bagian dari strategi memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pantauan di lokasi, suasana Pendopo Kabupaten Jombang sudah ramai sejak pagi.
Puluhan pejabat tampak bersiap mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji dan jabatan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang Anwar lebih dulu membacakan surat keputusan (SK).
Setelah itu, satu per satu pejabat yang namanya dipanggil maju ke depan untuk diambil sumpah jabatan.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Warsubi, didampingi Wakil Bupati Salmanudin Yazid dan Sekdakab Agus Purnomo. Hadir pula jajaran Forkopimda dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Untuk pejabat eselon II-b, tiga pejabat hasil seleksi terbuka resmi menempati posisi baru.
Baca Juga: Mutasi Pejabat Susulan Tak Kunjung Digelar, BKPSDM Jombang Sebut Menunggu Ini
Masing-masing Sugianto sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Moch. Fatchurrahman sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kesejahteraan Rakyat, Hukum, dan Politik, serta Samsudi sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.
Bupati juga merotasi beberapa pejabat eselon II-b lainnya.
Di antaranya Bambang Sriyadi sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Danang Praptoko sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Jombang.
Hartono sebagai Kepala Bappeda, dan Sholahuddin Hadi Sucipto sebagai Kepala Bapenda.
Mutasi juga menyentuh pejabat manajerial, camat, kepala puskesmas, serta pejabat struktural di sejumlah OPD.
Di antaranya Haris Aminuddin sebagai Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda, Yudha Asmara Camat Wonosalam, Agus Santoso Camat Peterongan, A. Fahruddin Fauzi Camat Tembelang.
Suhartono Camat Ngusikan, M. Ronny Afriandie Camat Mojowarno, Ummi Salamah Camat Megaluh.
Lia Apriliana Isna Sari Camat Plandaan, dan Raden Muhammad Satria Agung Wijaya Camat Kabuh.
Selain itu, sejumlah pejabat sekretaris kecamatan, kepala bidang, kepala bagian, hingga kepala subbagian di berbagai OPD seperti Bappeda, BPKAD, Satpol PP, Dinsos, DLH, Disdik, Disperindag, Disnaker, dan Kominfo juga ikut dilantik.
Di sektor kesehatan, beberapa pejabat RSUD dan puskesmas juga berganti posisi. dr. Muhammad Vidya Buana, M.H. dilantik sebagai Direktur RSUD Ploso.
dr. Hendri Marzuki sebagai Wakil Direktur Pelayanan RSUD Jombang, dan dr. Fery Dewanto sebagai Kabid Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Jombang.
Sementara dr. Zusvina Aida Fitria dipercaya menjadi Kepala Puskesmas Plandaan, serta dr. Asnan Budi Sasmito sebagai Kepala Puskesmas Bawangan, Kecamatan Ploso.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat.
Bupati Warsubi menegaskan, mutasi dan promosi jabatan dilakukan berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan kinerja masing-masing pejabat.
”Pasti ada pertimbangan kompetensi dan kualifikasi. Kita melihat kinerja mereka, sehingga mutasi ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Warsubi menyebut, jabatan yang diberikan adalah bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar untuk menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik.
”Pelantikan ini adalah bentuk kepercayaan yang diberikan, untuk memikul tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, rotasi kali ini bukan semata pergantian posisi, tetapi bagian dari pembinaan dan pengembangan karier ASN sekaligus penyegaran organisasi agar lebih dinamis dan adaptif terhadap tantangan pelayanan publik.
Bupati meminta para pejabat baru agar segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja optimal di unit kerja masing-masing.
”Jangan bekerja sendiri-sendiri, bangun kerja sama tim yang solid dan sinergis. Tentukan standar kinerja yang lebih tinggi, dan terus lakukan inovasi untuk mendorong kinerja organisasi,” pesannya.
Khusus kepada para kepala puskesmas, Warsubi menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dasar.
Ia mengingatkan agar program-program kesehatan seperti imunisasi, pemeriksaan ibu hamil, pelayanan KB, hingga penanganan penyakit menular dan tidak menular berjalan optimal.
”Libatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga pemerintah desa dalam setiap program kesehatan. Tingkatkan kompetensi tenaga kesehatan agar pelayanan di puskesmas semakin profesional dan paripurna,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Warsubi menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme.
Ia mengingatkan seluruh pejabat agar menjauhi praktik yang dapat merugikan masyarakat dan mencoreng nama baik institusi.
”Mari kita dukung birokrasi yang progresif, responsif, dan partisipatif. Jaga integritas, hindari penyalahgunaan wewenang, dan berikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat Jombang,” pungkasnya. (yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz