Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Sidak DPRD Jombang ke Perumdam Tirta Kencana, Ini Temuannya

Azmy endiyana Zuhri • Jumat, 31 Oktober 2025 | 19:47 WIB
Komisi B DPRD Kabupaten Jombang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Perumdam Tirta Kencana, Rabu (29/10).
Komisi B DPRD Kabupaten Jombang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Perumdam Tirta Kencana, Rabu (29/10).

JombangBanget.id – Komisi B DPRD Kabupaten Jombang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Perumdam Tirta Kencana, Rabu (29/10).

Sidak dilakukan untuk meninjau langsung proses produksi air minum kemasan Tiber sekaligus mengevaluasi capaian kinerja perusahaan daerah yang menjadi salah satu penopang pendapatan asli daerah (PAD).

Ketua Komisi B DPRD Jombang, Anas Burhani, mengatakan, sidak dilakukan untuk memastikan kualitas dan profesionalitas pengelolaan perusahaan daerah tersebut.

”Kami ingin mengetahui progres Perumdam Tirta Kencana sekaligus memastikan produksi air minumnya benar-benar layak dikonsumsi dan dikelola dengan baik,” ujarnya.

Dalam kunjungan itu, para anggota dewan meninjau ruang produksi dan proses penyaringan air minum Tiber.

Hasilnya, mereka menilai kualitas air yang dihasilkan sangat higienis dan memenuhi 21 kriteria air layak minum.

Bahkan, produk Tiber telah mendapatkan penghargaan atas mutu produknya.

”Dari sisi produksi, kami melihat semua berjalan sangat baik. Prosesnya bersih dan sesuai standar. Ini pencapaian yang patut diapresiasi,” kata Anas.

Melihat potensi besar tersebut, Komisi B mendorong agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Jombang menggunakan produk air minum Tiber dalam kegiatan maupun kebutuhan dinas.

”Kalau pemerintah sendiri tidak mendukung, bagaimana masyarakat mau percaya pada produk lokal? Kami harap semua OPD bisa menjadi contoh,” tegasnya.

Menurut Anas, dukungan terhadap produk lokal tidak hanya soal promosi, tapi juga strategi konkret memperkuat ekonomi daerah.

Baca Juga: Bupati Jombang Sidak Pelaksanaan Program MBG, Warsubi: Kalau Kadaluwarsa Jangan Diterima!

”Perumdam Tirta Kencana ini kinerjanya bagus, tapi mereka butuh dukungan nyata. Kalau semua OPD pakai Tiber, omzet perusahaan naik, otomatis PAD Jombang juga meningkat,” ujarnya.

Saat ini, jumlah pelanggan Perumdam Tirta Kencana baru sekitar 23 ribu sambungan rumah, masih jauh dari potensi penduduk Kabupaten Jombang.

Karena itu, DPRD mendorong perusahaan memperluas jaringan layanan air bersih ke wilayah yang belum terjangkau.”Kalau pelanggan bertambah, maka pelayanan publik dan pendapatan daerah juga ikut meningkat,” tambahnya.

Komisi B juga menekankan pentingnya kebijakan yang berpihak pada produk daerah.

Menurut Anas, pemerintah harus menjadi pelopor penggunaan produk lokal.

”Kalau rumah sakit, sekolah, dan kantor pemerintahan pakai air kemasan Tiber, itu akan menumbuhkan kebanggaan sekaligus membantu ekonomi daerah,” ungkapnya.

Untuk memperkuat dukungan tersebut, Komisi B berencana mengusulkan agar Bupati Jombang menerbitkan surat edaran resmi tentang penggunaan produk air minum lokal di lingkungan pemerintah.

”Kalau cukup dengan surat edaran, itu bagus. Tapi kalau perlu, bisa kami dorong ke bentuk peraturan daerah (perda) agar sifatnya wajib,” kata Anas.

Ia menegaskan, dukungan terhadap Perumdam Tirta Kencana bukan sekadar soal pendapatan, tetapi juga kebanggaan terhadap produk lokal Jombang.

”Air minum Tiber sudah memenuhi standar nasional, kualitasnya bagus, dan diproduksi oleh daerah sendiri. Sudah saatnya kita pakai dan banggakan produk lokal,” pungkasnya. (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #sidak dprd #sidak #Perumdam tirta kencana #Perumdam Tirta Kencana Jombang #air minum kemasan #Jombang #Tirta Kencana #dprd jombang