Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Proyek Jembatan Bailey Rp 3,6 Miliar di Kudubanjar Jombang Batal Dibangun, Ini Penyebabnya

Ainul Hafidz • Jumat, 17 Oktober 2025 | 19:13 WIB
Proyek jembatan bailey di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Jombang, batal dibangun tahun ini.
Proyek jembatan bailey di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Jombang, batal dibangun tahun ini.

JombangBanget.id – Harapan warga Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Jombang untuk memiliki jembatan bailey kembali pupus.

Proyek senilai Rp 3,6 miliar yang dianggarkan dari APBD 2025 resmi dibatalkan.

Pasalnya, tiga kali proses pengadaan barang dan jasa melalui sistem e-purchasing selalu gagal.

”Sudah dipastikan tidak jadi tahun ini. Tiga kali pengadaan, tidak ada pemenang. Sudah kami laporkan ke bupati, dan sesuai rekomendasi MCP KPK, dananya akan di-SiLPA-kan,” ujar Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang Syaiful Anwar melalui Kabid Pengembangan Kawasan Permukiman Ahmad Rofiq Ashari.

Rofiq menjelaskan, kegagalan lelang menjadi faktor utama pembatalan proyek.

Dari beberapa penyedia yang mendaftar, hanya satu yang sempat masuk, namun tidak memenuhi syarat.

”Kelihatannya berat di modal. Tidak ada yang berani menawar, bahkan sampai tiga kali tetap gagal,” ungkapnya.

Faktor lain yang turut memengaruhi adalah keterbatasan waktu.

Dengan tahun anggaran yang tinggal menghitung bulan, pelaksanaan proyek dinilai tidak memungkinkan.

”Sudah kami ulang tiga kali, tetap tidak berhasil. Waktunya sudah terlalu mepet,” tambah Rofiq.

Proyek jembatan bailey Kudubanjar sebelumnya masuk dalam paket Proyek Strategis Daerah (PSD) 2025.

Baca Juga: Proyek Jalan Tuntas, tapi Pelebaran Jembatan di Jombang Ini Nunggu Anggaran

Terdiri dari dua komponen utama, yakni Rp 2 miliar untuk pengadaan struktur jembatan dan Rp 1,6 miliar untuk jasa pemasangan (erection).

Namun, seluruh rencana itu harus dihentikan menyusul kegagalan proses pengadaan.

Sebelumnya, pembangunan sempat direncanakan pada 2024, namun batal akibat refocusing anggaran. Tahun ini kembali gagal.

”Insya Allah kita usulkan kembali tahun depan,” pungkas Rofiq. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #Kudubanjar #kudu #dibatalkan #proyek #jembatan #Jombang #Dinas Perkim Jombang #proyek jembatan #jembatan bailey