Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Perluas Akses Keuangan, Bupati Jombang Hadir di Rakornas TPAKD di Jakarta

Anggi Fridianto • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 14:50 WIB
Bupati Warsubi bersama Sekretaris Daerah Agus Purnomo, Inspektur Abdul Madjid Nindyagung, dan Kepala BKPSDM Jombang, Anwar, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) TPAKD di Jakarta.
Bupati Warsubi bersama Sekretaris Daerah Agus Purnomo, Inspektur Abdul Madjid Nindyagung, dan Kepala BKPSDM Jombang, Anwar, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) TPAKD di Jakarta.

JombangBanget.id - Bupati Jombang Warsubi komitmen memperkuat akses keuangan daerah sebagai upaya mewujudkan ketahanan ekonomi nasional.

Salah satunya, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Ballroom Danarote Balai Kartini, Jakarta, (10/10).

Turut mendampingi Bupati Warsubi, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo.

Inspektur Kabupaten Jombang, Abdul Madjid Nindyagung, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang, Anwar.

Acara yang mengusung tema "Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional Melalui Peningkatan Akses Keuangan Daerah" ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Jombang untuk mempercepat program-program yang bertujuan meningkatkan inklusi keuangan dan kesejahteraan masyarakat di daerah.

TPAKD berfungsi sebagai forum koordinasi strategis yang menyatukan pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan lembaga jasa keuangan untuk memperluas akses keuangan produktif bagi masyarakat, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, serta nelayan.

’’Kehadiran kami dalam RAKORNAS TPAKD ini adalah wujud komitmen Pemkab Jombang untuk memastikan bahwa setiap warga, khususnya para pelaku UMKM dan masyarakat di desa, memiliki akses yang mudah dan terjangkau terhadap produk dan layanan jasa keuangan formal,’’ kata Bupati Warsubi.

Menurutnya, memperluas akses keuangan daerah bukan sekadar tentang permodalan.

Tetapi juga tentang membangun literasi keuangan agar masyarakat mampu mengelola dana secara bijak, menghindari jeratan rentenir, dan menjadikan usaha mereka lebih berkelanjutan.

’’Peningkatan akses keuangan ini adalah kunci utama dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan secara langsung berkontribusi pada ekonomi nasional,’’ tuturnya.

Manfaat utama TPAKD untuk masyarakat di antaranya, penyediaan permodalan produktif.

Baca Juga: Dari Layanan Keuangan ke Aksi Sosial, Bank Jombang Gelar Khitan Massal Gratis untuk Puluhan Anak

TPAKD mendorong terciptanya skema kredit atau pembiayaan yang mudah, cepat, dan berbiaya rendah, seperti program Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR), yang membantu UMKM dan sektor unggulan daerah untuk berkembang.

TPAKD juga bisa sebagai upaya peningkatan literasi keuangan.

Program TPAKD mencakup edukasi keuangan yang krusial agar masyarakat dapat menggunakan produk keuangan secara bijak, menabung, berinvestasi, dan membuat keputusan finansial yang tepat.

’’TPAKD juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan terbukanya akses ke permodalan formal dan peningkatan kemampuan mengelola keuangan, sektor ekonomi mikro di Jombang, mulai dari pertanian hingga kerajinan lokal, diharapkan dapat tumbuh lebih pesat dan menciptakan lapangan kerja,’’ ucapnya. 

TPAKD Jombang secara aktif bekerja melalui berbagai program, seperti yang telah dilakukan sebelumnya, untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyediaan permodalan secara inklusif. (ang/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#rakornas #Pemkab Jombang #Bupati Jombang #Bupati Warsubi #tim percepatan akses keuangan daerah #akses keuangan #tpakd #Warsubi #Jombang