JombangBanget.id – Proyek rehabilitasi Pasar Mojotrisno di Kecamatan Mojoagung, Jombang rampung dikerjakan.
Perwajahan pasar lebih rapi.
Namun demikian, deretan lapak-lapak pedagang di sisi belakang kian hancur.
Pantauan di lokasi Sabtu (4/10), bagian depan pasar kini lebih bersih dan rapi.
Dinding ruko juga dicat ulang dan atap-atap yang sebelumnya rusak kini diganti seluruhnya.
Aktivitas para pedagang pun mulai kembali normal. Namun, kondisi di lantai atas atau ruko bagian atas masih sepi dan banyak yang kosong.
Transaksi jual beli lebih banyak terjadi di lantai bawah.
Suradi, salah satu pedagang setempat menyebut pekerjaan proyek sudah selesai sejak beberapa hari lalu.
”Sudah selesai kelihatannya, sejak dua hari lalu sudah tidak banyak yang bekerja. Kamis (2/10) kemarin itu ada yang usung-usung peralatan proyek,” kata Suradi yang berjualan di ruko bagian belakang.
Perbaikan memang hanya menyasar bagian depan pasar atau ruko, sementara area kios di belakang tidak ikut direhab.
”Di belakang nggak termasuk, jadi kurang tahu bagaimana. Tapi kabarnya, setelah ini akan ada pertemuan dengan dinas (Disdagrin Jombang), kelihatannya bahas soal sewa kios. Katanya mau mempertemukan penyewa pertama dengan yang sekarang menempati,” imbuh dia.
Baca Juga: Proyek Pasar Mojotrisno Jombang Mulai Pasang Atap Ruko, Segini Capaian Progresnya
Menurut Suradi, banyak dari pedagang yang saat ini menempati kios merupakan pihak baru yang bukan penyewa awal.
Hal ini menjadi perhatian yang diharapkan bisa dituntaskan dalam pertemuan dengan dinas terkait.
Terkait kondisi pasar secara keseluruhan, para pedagang berharap agar pemerintah juga memberikan perhatian pada kios-kios yang berada di belakang pasar.
”Kalau bisa, yang di belakang juga diperbaiki. Kios-kiosnya banyak yang rusak parah. Kesannya dari depan bagus, ternyata belakangnya reyot semua,” keluh Suradi.
Ia berharap tahun depan, perbaikan bisa dilanjutkan ke sisi lain pasar dan dilakukan penataan ulang terhadap posisi pedagang agar lebih tertib dan nyaman untuk pembeli.
”Jadi selain diperbaiki juga ditata lagi,” kata Suradi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang berhasil dikonfirmasi.
Kepala Disdagrin Jombang Suwignyo, saat dihubungi melalui sambungan seluler tidak memberikan jawaban.
Pesan yang dikirim melalui WhatsApp juga belum mendapat respons.
Untuk diketahui, proyek rehabilitasi Pasar Mojotrisno dikerjakan CV Wiguna Sedanten, dengan pengawasan dari CV Media Prima Konsultan.
Nilai proyek mencapai Rp 1,2 miliar dengan target pengerjaan selama 150 hari kerja, yang dijadwalkan selesai pada 2 Oktober. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz