Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Mutasi Pejabat Gelombang Kedua Segera Digeber, Pemkab Jombang Tunggu Restu BKN

Anggi Fridianto • Rabu, 1 Oktober 2025 | 18:03 WIB
Ilustrasi mutasi.
Ilustrasi mutasi.

JombangBanget.id – Gerbong mutasi pejabat Pemkab Jombang gelombang dua mulai bergerak.

Setelah melakukan mutasi 25 pejabat pada September (11/9) lalu, Bupati Warsubi bersiap menggulirkan mutasi gelombang kedua.

Proses pengajuan persetujuan teknis (pertek) sudah dikirim ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

”Ini dalam proses evaluasi dan pengajuan ke BKN. Pak Kepala BKPSDM sudah saya minta untuk memproses semuanya,” ujarnya, Selasa (30/9).

Mutasi tahap kedua akan menyasar jabatan eselon II, III, hingga IV.

Posisi yang kosong nantinya akan menjadi prioritas.

”Daftarnya sudah saya minta ke BKPSDM. Sudah kita bahas juga dengan pak sekda. Prinsipnya sesuai dengan kompetensi, kewajiban, dan kinerjanya. Semua menjadi prioritas,” tegas Warsubi.

Soal waktu pelaksanaan, bupati belum bisa memastikan karena masih menunggu pertek dari BKN turun.

”Kita tunggu pertek dari BKN. Insya Allah jika sudah (turun) kita laksanakan,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang, Anwar, membenarkan pengajuan pertek sudah dikirim ke BKN.

”Kemarin sudah kita usulkan. Sekarang dalam proses,” ujarnya.

Baca Juga: Ketua DPRD Jombang Ingatkan Bupati Warsubi, Mutasi Harus Bersih dan Tidak Boleh Ada Titipan

Terkait jumlah ASN yang bakal dimutasi, Anwar belum bisa memerinci.

Namun ia memastikan, pengisian jabatan ini melalui proses evaluasi berjenjang, mulai dari tim penilai kinerja PNS hingga ke bupati selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK).

”Saya belum bisa sampaikan sekarang, kalau nanti sudah final akan kita umumkan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pascamutasi besar-besaran pada 11 September 2025 lalu, sedikitnya ada enam jabatan eselon II B yang belum diisi pejabat definitif.

Antara lain, kepala DPMPTSP Jombang, kepala Dishub, kepala Dinas Perkim, kepala Satpol PP, kepala DKPP, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Kesra, Hukum, dan Politik.

Selain itu, masih ada ratusan jabatan eselon III dan IV juga masih kosong.

Bupati Jombang Warsubi memastikan mutasi pejabat digelar secara bertahap.

”Masih banyak kekosongan. Mungkin tiga periode pelantikan kurang lebih karena kita cicil terus,” ujar Warsubi setelah melantik 25 pejabat di Pendopo Kabupaten Jombang (11/9).

Bupati menegaskan, pengisian jabatan dilakukan bertahap sambil menilai kinerja ASN yang bersangkutan.

Pola bertahap ini dimaksudkan agar proses lebih selektif dan berbasis kinerja.

”Yang jelas setelah ini step by step, nanti yang kosong kita isi,” jelasnya.

Ia menegaskan, mutasi dan promosi jabatan ini bagian dari upaya pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN) serta upaya peningkatan pelayanan publik.

”Kami pastikan pejabat yang dilantik sudah sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#pejabat #Pemkab Jombang #Bupati Jombang #BKPSDM Jombang #mutasi #Bupati Warsubi #jabatan kosong #Warsubi #Jombang