JombangBanget.id – Proyek rehabilitasi drainase dan trotoar di Jalan RE Martadinata, Jombang mulai mengarah ke Jalan A Yani.
Pekerjaan dilakukan berurutan.
Karena saluran di dua jalur utama tersebut saling terhubung dan menjadi titik krusial untuk mengatasi genangan air.
Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang Sri Rahayu menjelaskan, hingga minggu keenam, progres pengerjaan masih sesuai dengan rencana.
”Jadi sampai minggu keenam, progresnya 5,819 persen atau deviasi plus 2,372 persen dari rencana 3,447 persen,” kata Rahayu, Jumat (19/9).
Fokus tahun ini pengerjaan ke drainasenya. Untuk saat ini pengerjaan juga mulai mengarah ke Jalan A Yani.
”Karena saluran itu satu kesatuan dengan (drainase) di RE Martadinata,” imbuh dia.
Material box culvert dari pabrikan juga sudah tiba di lokasi.
Sebagian titik juga mulai dipasang setelah pengerukan saluran lama dilakukan.
Metode pracetak ini dipilih untuk mempercepat proses pemasangan.
Sekaligus meminimalkan gangguan bagi pengguna jalan.
”Karena semua material dari pabrikan, pengerjaan jadi lebih cepat. Insya Allah prosesnya akan lebih efisien dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekitar,” ujar dia.
Penggunaan box culvert ini tidak hanya mempercepat pekerjaan. Tetapi juga meningkatkan kualitas infrastruktur drainase agar lebih tahan lama dan mudah dirawat.
Sebab, pemkab tahun ini berupaya mengatasi genangan air yang selama ini kerap terjadi di ruas tersebut, terutama saat musim hujan tiba.
”Sekaligus mengatasi genangan yang selama ini terjadi di kawasan itu,” kata Rahayu.
Data dihimpun, proyek ini tercatat dalam paket Rehabilitasi Drainase/Trotoar Jalan RE Martadinata dengan pagu anggaran sebesar Rp 2,2 miliar dari APBD Jombang 2025.
Lelang proyek dimenangkan CV Buminata Konstruksi beralamat di Dusun Subentoro, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, dengan nilai penawaran terkoreksi Rp 1,5 miliar. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz