JombangBanget.id – Sejumlah jabatan strategis di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang tetap lowong setelah mutasi pejabat besar-besaran pada Kamis (11/9).
Sedikitnya ada lima jabatan eselon II B yang lowong dan akan segera diisi Plt (pelaksana tugas).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jombang, Anwar, menyebut ada lima jabatan eselon II B lowong pascamutasi, Kamis (11/9).
”Ya, ada lima kemarin, tapi insya Allah secepatnya diisi Plt,” ujar dia.
Lima jabatan eselon II B yang lowong pascamutasi, di antaranya kepala dinas penanaman modal, pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP).
Kepala satuan polisi pamong praja (Satpol PP), kepala dinas perhubungan (dishub).
Staf ahli bupati bidang pemerintahan, kesejahteraan rakyat, hukum dan politik, serta kepala dinas perumahan dan kawasan permukiman (perkim).
”Selain itu, jabatan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan juga belum memiliki kepala definitif dan masih dijabat Plt,” imbuhnya.
Saat ini, BKPSDM sudah mengusulkan sejumlah nama kepada bupati selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) untuk ditunjuk menjadi Plt.
Dalam waktu dekat, akan ditunjuk siapa saja yang bakal mengisi posisi tersebut.
”Usulan Plt sudah kami ajukan kepada Abah Bupati Warsubi. Saat ini kami menunggu penunjukan resmi dari beliau,” jelasnya.
Menurut Anwar, penunjukan Plt penting dilakukan agar pelayanan publik dan program pembangunan tetap berjalan.
”Dengan adanya Plt, roda pemerintahan tetap bisa berjalan sambil menunggu pejabat definitif ditetapkan melalui mekanisme sesuai ketentuan,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Jombang Warsubi resmi melantik 25 pejabat di lingkup Pemkab Jombang, Kamis (11/9) siang.
Proses mutasi dan promosi pejabat dilakukan setelah pemkab mengantongi rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Bupati menegaskan, mutasi dan promosi jabatan ini bagian dari upaya pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN) serta upaya peningkatan pelayanan publik.
”Kami pastikan pejabat yang dilantik sudah sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Sejumlah nama pejabat eselon II B yang masuk gelombang mutasi antara lain Bambang Suntowo dilantik sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab.
Anwar menduduki jabatan Kepala BKPSDM, Budi Winarno menduduki jabatan Kepala Bakesbangpol.
Mochamad Saleh sebagai Kepala Dinas Peternakan, Hari Purnomo sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Agung Hariadi sebagai Kepala Dinas Sosial.
Wor Windari menduduki Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dr. Pudji Umbaran sebagai Direktur RSUD Jombang.
dr. Ma’murotus Sa’diyah sebagai Kepala DPPKB-P3A, dan Thonsom Pranggono menduduki jabatan Kepala Disperpusip Jombang.
Salah satu yang menyita perhatian yakni, Senen.
Pria yang sebelumnya tersandung dugaan video mesum dengan anak buahnya semasa menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang diturunkan jabatannya menjadi Sekretaris Dinas Peternakan Jombang.
Di eselon III, sejumlah pejabat yang masuk gerbong mutasi di antaranya, Supriadi dilantik sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.
Yaumassyifa sebagai Kepala Bagian Persidangan pada Sekretariat DPRD.
Andi Kurniawan sebagai Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Suparyono sebagai Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah.
Moch. Fatchurrahman menduduki Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah, Tony Prasetyo Wibowo sebagai Sekretaris pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Yuli Inayati sebagai Sekretaris Inspektorat, Wiku Birawa Filipe Dias Quintas sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Dwi Ariyani menduduki Sekretaris pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Muchtar menduduki Camat Jombang.
Anjik Eko Saputro sebagai Camat Mojoagung, Abdul Ghofur sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Anang Sumariono sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Jombang.
Mohammad Amin Kurniawan sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz