JombangBanget.id – Rencana pengurukan lahan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Tunggorno, Kecamatan Jombang, segera direalisasikan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menargetkan pekerjaan dimulai Oktober 2025.
Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, menyebutkan anggaran yang disiapkan mencapai Rp 9 miliar.
Dana tersebut bersumber dari Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2025.
”Sekarang masih tahap perencanaan. Penentuan pemenang kontrak akan dilakukan lewat e-katalog, jika tersedia. Kalau tidak, lewat mekanisme lelang,” ujarnya.
Bayu menegaskan, pengurukan lahan merupakan tahapan krusial sebelum pembangunan fisik dimulai.
Tanah yang rata dan stabil akan menjadi fondasi utama berdirinya gedung serta sarana penunjang pendidikan.
”Ini pekerjaan awal, tapi sangat menentukan kualitas bangunan yang akan dibangun di atasnya nanti,” tandasnya.
Untuk diketahui, Pemkab Jombang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 17,9 miliar dalam P-APBD 2025 untuk pengadaan dan pengurukan lahan Sekolah Rakyat di area terminal barang Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang.
Rinciannya, anggaran sebesar Rp 8,8 miliar untuk pengadaan tambahan lahan dan Rp 9,1 miliar untuk kegiatan pengurukan lahan.
”Ya, insya Allah, sebagai bentuk dukungan kita untuk menyukseskan program Sekolah Rakyat,” ujar Bupati Jombang Warsubi. (yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz