JombangBanget.id - Juru bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPRD Jombang, H Heri Santoso, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati Jombang, Warsubi, atas komitmennya menurunkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pada tahun 2026.
Kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan kepada rakyat dan mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan yang berlandaskan keadilan sosial dan kepedulian terhadap umat.
’’PKS menyambut baik langkah Bupati Warsubi yang telah mendengar jeritan masyarakat dan segera bertindak dengan solusi yang adil. Ini selaras dengan prinsip dalam Islam bahwa pemimpin adalah pelayan umat,’’ kata anggota Komisi C DPRD Jombang ini.
Tindakan Bupati Warsubi sejalan dengan sabda Nabi Muhammad sollallahu alaihi wa sallam.
’’Sebaik-baik pemimpin kalian adalah yang kalian cintai dan mereka mencintai kalian. Kalian mendoakan mereka dan mereka mendoakan kalian,’’ tuturnya mengutip hadis riwayat Muslim.
Pemimpin yang memperhatikan beban rakyatnya, apalagi dalam urusan ekonomi berarti sangat meneladani Nabi dan para sahabat.
’’Seperti khalifah Umar bin Khattab radiyallahu yang pernah menolak menarik pajak dari rakyatnya saat kondisi ekonomi sulit. Bahkan Umar pernah berkata: Bagaimana mungkin aku bisa kenyang sementara rakyatku ada yang kelaparan?’’ ungkap alumnus SMAN 2 Jombang dan ITS Surabaya ini.
Penurunan PBB-P2 tahun depan sangat signifikan. Dari semula Rp 43,15 miliar tahun ini menjadi Rp 28,34 miliar pada tahun 2026.
Heri menegaskan, keberpihakan pada kesejahteraan rakyat lebih utama dibanding sekadar mengejar angka pendapatan.
’’Dalam Islam, asas keadilan dan kemaslahatan umat menjadi dasar pengambilan kebijakan. Kita tidak boleh membebani rakyat melebihi kemampuan mereka. Ini juga tercantum dalam Alquran: La yukallifullahu nafsan illa wus’aha — Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya,’’ tuturnya mengutip QS Al-Baqarah 286.
PKS juga mengapresiasi langkah Bupati yang memberikan ruang bagi masyarakat yang keberatan terhadap PBB-P2 2025 untuk menyampaikan langsung melalui kepala desa, yang kemudian akan ditindaklanjuti oleh Badan Pendapatan (Bapenda) Jombang.
Baca Juga: Ini Penyebab PKS dan Nasdem Digabung Jadi Satu Fraksi di DPRD Jombang
’’Ini menunjukkan bahwa kepemimpinan Pak Bupati terbuka terhadap masukan dan aspirasi rakyat. Kita doakan semoga langkah ini membawa berkah dan semakin mempererat hubungan antara pemimpin dan rakyat,’’ ungkap pria asal Desa Sepanyul Gudo yang terpilih melalui daerah pemilihan IV meliputi Kecamatan Ngoro, Gudo, Perak dan Bandarkedungmulyo. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz