Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

32 Paket Proyek Pemkab Jombang Sudah Lelang, Tiga Sempat Gagal dan Akan Ada Tender Dini di P-APBD

Ainul Hafidz • Jumat, 5 September 2025 | 00:06 WIB

Ilustrasi lelang proyek.
Ilustrasi lelang proyek.

JombangBanget.id – Proses lelang pengadaan barang dan jasa untuk tahun anggaran 2025 di lingkungan Pemkab Jombang terus berjalan.

Hingga akhir Agustus 2025, tercatat 32 paket proyek sudah masuk proses tender.

“Dari total 32 paket yang dilelang hingga Agustus, tiga paket sempat mengalami gagal tender,” kata Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang, Joko Murcoyo, Jumat (29/8).

Tiga paket tersebut kini sudah dilanjutkan dengan tender ulang.

Baca Juga: Tender Proyek MPP Jombang Rampung, Pembangunan Fasad Lantai Dua Segera Dimulai

Masing-masing adalah kajian teknis sertifikat layak fungsi (SLF) Gedung Sekretariat Daerah, rehabilitasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Jombang, serta pembangunan jembatan Gedung Kesenian Jombang.

“Tiga paket yang gagal tender itu sudah kami tindak lanjuti dengan tender ulang. Jadi tidak berhenti,” jelas Joko.

Tender terbaru yang kembali naik ke sistem adalah pembangunan jembatan Gedung Kesenian Jombang.

Paket ini merupakan bagian dari pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2025.

Baca Juga: Proyek Jalan Tuntas, tapi Pelebaran Jembatan di Jombang Ini Nunggu Anggaran

Sementara itu, pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2025 juga akan ada sejumlah paket baru yang disiapkan untuk tender dini.

“Informasi dari PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), akan ada tender dini di P-APBD 2025. Tetapi kami belum menerima daftar pastinya. Jumlah dan rincian paketnya belum disampaikan,” terang Joko.

Tender dini biasanya dilakukan untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan tahun anggaran berikutnya.

Mekanismenya, tender dilakukan lebih awal, sehingga kontrak bisa ditandatangani segera di awal tahun anggaran.

Skema ini diproyeksikan kembali dilakukan Desember mendatang untuk paket tahun 2026.

“Tender dini ini untuk mempercepat realisasi kegiatan tahun depan. Tahun lalu pun seperti itu, tender dilakukan Desember, dan kontrak ditandatangani di awal tahun anggaran,” imbuhnya.

Sebagai perbandingan, pada Desember 2024 lalu sudah dilakukan tender dini untuk tiga proyek.

Yaitu pembangunan Puskesmas Keboan, Puskesmas Jelakombo, serta rekonstruksi jalan ruas Kauman–Gedongombo Ploso.

Kontrak ketiganya kemudian ditandatangani pada Januari 2025, sehingga pekerjaan bisa langsung berjalan tanpa menunggu lama. (fid/jif)

Editor : Achmad RW
#lelang #tender #proyek #Jombang