JombangBanget.id – Pembebasan lahan Sekolah Rakyat di terminal barang Tunggorono, Jombang bakal segera dimulai.
Dinas Sosial Jombang sudah mulai melakukan persiapan, salah satunya koordinasi dengan Pemdes Tunggorono dan Camat Jombang mengenai rencana pembebasan lahan.
Sedikitnya ada sekitar 15 bidang tanah milik warga yang akan dibeli pemkab.
”Jadi, kita kemarin sudah silaturahmi sekaligus sosialisasi ke pemdes dan pak camat mengenai persiapan pembebasan lahan untuk Sekolah Rakyat,” ujar Kadinsos Jombang Hari Purnomo, Senin (25/8).
Ia menyampaikan, dari hasil koordinasi dengan pemdes, sedikitnya ada 15 bidang tanah milik 11 warga di sisi selatan terminal barang yang akan dibebaskan.
Ia mengaku, beberapa warga ada yang memiliki lebih dari satu bidang tanah.
”Letaknya berada di sisi selatan Terminal Tunggorono. Jadi posisinya di sela-sela begitu,’’ jelas dia.
Dalam melakukan pembebasan lahan nanti, dinsos bakal melibatkan pemdes dan camat.
Mereka akan dilibatkan untuk melakukan pendekatan kepada warga secara langsung sehingga tanpa melalui perantara.
Di samping itu, pemdes juga akan dilibatkan jika nanti ada pemilik tanah yang sudah meninggal dan diahliwariskan.
”Tentu, pemdes dan camat nanti akan kita libatkan untuk mendukung proses pembebasan lahan ini, khususnya jika nanti ada yang berhubungan dengan ahli waris dan lain-lain,’’ jelas dia.
Hari menuturkan, proses pengadaan tanah sendiri akan mulai dijalankan jika anggaran pengadaan lahan yang dialokasikan dari P-APBD 2025 sebesar Rp 8,8 miliar cair.
Saat ini, masih dalam tahap verifikasi di Jawa Timur.
”Insya Allah dalam waktu dekat ada kejelasan,’’ papar Hari.
Ia menambahkan, saat ini luasan lahan milik pemkab di terminal barang Tunggorono seluas 5,1 hektare.
Jika ditambah dengan pembebasan lahan, maka total luasan lahan sekitar 6 hektare lebih.
”Sehingga secara fungsi maka akan lebih optimal,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz