JombangBanget.id – DPRD Kabupaten Jombang menggelar sidang paripurna internal dalam rangka penutupan masa reses dan pembukaan masa sidang caturwulan ketiga, Senin (21/7).
Kegiatan berlangsung di ruang sidang paripurna DPRD Jombang dan dipimpin Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji.
Dia menyampaikan, seluruh anggota dewan telah melaksanakan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.
Hasil kegiatan tersebut akan disampaikan secara resmi pada rapat paripurna berikutnya yang dijadwalkan 30 Juli mendatang.
Dari serangkaian kegiatan reses, Hadi mengungkapkan, dua persoalan utama yang banyak disuarakan masyarakat.
Pertama, kondisi infrastruktur jalan yang rusak di sejumlah wilayah. Kedua, penghentian jaminan kesehatan yang dirasa memberatkan warga.
’’Mayoritas masyarakat mengeluhkan kondisi jalan rusak dan mendesak agar segera dilakukan perbaikan. Banyak juga yang merasa terdampak akibat dihentikannya layanan jaminan kesehatan,’’ ungkapnya.
Politisi PKB itu juga menjelaskan perencanaan pembangunan di Jombang dilakukan melalui tiga pendekatan utama.
Pertama, teknokratik melalui organisasi perangkat daerah (OPD).
Kedua, partisipatif lewat Musrenbang tingkat desa hingga kabupaten. Ketiga politis melalui hearing serta reses anggota DPRD.
’’Reses menjadi bagian penting dari proses perencanaan pembangunan yang bersifat politis, karena anggota dewan langsung turun ke masyarakat untuk mendengarkan keluhan dan kebutuhan mereka,’’ tandasnya. (yan/jif)
Editor : Ainul Hafidz