Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Pemkab Jombang Segera Evaluasi Proyek Strategis Daerah, Buntut Proyek Puskesmas Keboan Rp 4,1 Miliar Kacau

Ainul Hafidz • Minggu, 13 Juli 2025 | 00:30 WIB

 

Ilustrasi proyek strategis daerah.
Ilustrasi proyek strategis daerah.

JombangBanget.id – Karut-marut pengerjaan proyek Puskesmas Keboan, Jombang menjadi perhatian serius pemkab.

Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Jombang segera memanggil seluruh perangkat daerah yang memiliki proyek strategis daerah (PSD) untuk menanyakan progres pelaksanaan PSD.

”Jadi, kami rencananya minggu depan akan memanggil seluruh OPD yang memiliki proyek strategis (PSD) untuk melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) sejauhmana progres atau perkembangan seluruh paket,” kata Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Jombang Supradigdo dikonfirmasi, Jumat (11/7).

Supradigdo menerangkan, tahun ini ada 12 paket PSD yang tersebar di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

”Hingga saat ini kami belum mengetahui dan menerima laporan perkembangan seluruh paket itu,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, rencana pemanggilan juga dilakukan lantaran terdapat satu paket fisik atau konstruksi progres pengerjaan mengalami keterlambatan.

”Makanya ini kami sebatas mendorong, ada masalah dan kendalanya apa, nanti bisa mengundang tim teknis, mulai dari bagian PBJ dan administrasi pembangunan serta dinas teknis seperti dinas PUPR dan yang lain,” ujar dia.

Dengan kegiatan monev itu, ke depan pihaknya bisa mengetahui sejauhmana perkembangan belasan paket itu.

”Karena secara administrasi mereka tidak melaporkan progres kepada kami, sementara hanya dari dinkes yang mengundang kami karena disampaikan progresnya (proyek Puskesmas Keboan) kemarin minus di atas 10 persen,” tutur Supradigdo.

Begitupula dari belasan paket itu, ia ingin memastikan mana saja proyek yang sudah selesai ataupun yang masih berjalan hingga masih dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Baca Juga: Progres Pengerjaan 53 Persen, Anggota DPRD Jombang Pesimistis Proyek Strategis Daerah Ini Selesai Tepat Waktu

”Hasilnya baru diketahui setelah monev nanti,” kata Supradigdo.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengerjaan proyek pembangunan Puskesmas Keboan, Kecamatan Ngusikan senilai Rp 4,1 miliar mengalami keterlambatan hingga di atas 10 persen.

Salah satu penyebabnya, kontraktor pemenang lelang diduga sempat mengalihkan pekerjaan ke pihak ketiga.

”Keterlambatannya sejak awal sudah terbengkalai selama dua mingguan, karena ada problem. Karena kontrak sudah jalan, tapi uangnya dibawa lari orang Pasuruan itu pak,” kata Fandi, penanggung jawab pekerjaan dari CV Reno Abadi.

Fandi menambahkan, tidak hanya membawa lari uang, pihak CV dari Pasuruan itu, disebut juga tak mengirimkan pekerja untuk memulai pembangunan Puskesmas Keboan.

”Nah di sini kan akhirnya tidak ada pekerja, setelah dua mingguan terbengkalai, pekerja saya datangkan, langsung kita kejar, itu minus sudah 9 persen,” ujarnya.

Pihaknya sudah berupaya mengebut pekerjaan, tapi tetap tidak memenuhi target, akhirnya minus jadi 11 persen.

Dirinya menambahkan, CV dari Pasuruan itu cuman janji-janji akan segera mengirim pekerja.

”Ternyata nggak dikirim, ya digantung gitu lah pak, sampai dua mingguan. Itu pelaksana awal dari Pasuruan,” ujarnya.

Pihaknya pun menegaskan bila pekerjaan ini dipihakketigakan atau di subkontrakkan ke salah satu CV di Kabupaten Pasuruan.

”Ya, ini yang bendera bos saya kan Malang (CV Reno Abadi), di subkan ke Pasuruan nggak jalan, terus diambil alih bos saya,” tuturnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Jombang dr Hexawan Tjahja Widada menampik keras bahwa proyek tersebut disubkontrakkan.

Dirinya menegaskan tidak ada yang disubkontrakkan.

”Pelaksananya itu CV Renno Abadi sesuai dengan PBJ (pengadaan barang jasa),” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (9/7) kemarin. (fid/naz)

 

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #evaluasi #Puskesmas Keboan #Proyek Strategis Daerah #Monitoring #Monev #Jombang #Ngusikan #PSD