JombangBanget.id – Pemkab Jombang serius melakukan upaya pemanfaatan Taman Tirta Wisata (TW) di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Jombang.
Salah satunya bakal melakukan paparan menindak lanjuti undangan Bank Indonesia (BI), Selasa (15/7) dan Rabu (16/7) nanti.
Pemkab berharap ada investor tertarik dalam pertemuan itu.
’’Kami mendapat undangan dari Bank Indonesia untuk paparan dalam EJID (East Java Investmen Dialogue) 2025 tanggal 15 dan 16 (Juli),’’ kata Kepala Dinas Kepemudaan Olaharaga dan Pariwisata (Disporapar) Jombang, Bambang Nurwijanto, (9/7).
Itu menindak lanjuti hasil kajian investment project ready to offer (Ipro) atau kajian proyek investasi yang sudah dilakukan tahun lalu.
’’Sebenarnya ini kegiatan DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Jatim dengan Bank Indonesia, kajian Ipro Jombang dinyatakan lolos secara kualitas, hingga indikator. Sebelumnya, kami juga sudah ada pertemuan one on one meeting dengan mereka dan Bank Himbara,’’ paparnya.
Ada dua kajian Ipro milik Pemkab Jombang yang bakal dipaparkan dalam pertemuan itu. Salah satunya Ipro Taman Tirta Wisata.
’’Bank Indonesia mengundang kabupaten/kota yang memiliki kajian investasi dan akan ditawarkan ke investor,’’ terangnya.
Bupati Warsubi yang rencananya bakal melakukan paparan.
’’Pak bupati yang diundang,’’ ujar Bambang. Pemkab berharap kajian Ipro tersebut bisa berdampak positif pada Tirta Wisata.
’’Mudah-mudahan ada investor yang tertarik,’’ harapnya.
Baca Juga: Sudah Diuji Coba, Water Slide Taman Tirta Wisata Dibuka Lagi, Begini Penjelasan Disporapar Jombang
Kajian Ipro menjadi salah satu upaya menawarkan Tirta Wisata ke investor.
’’Dokumen kami sudah masuk ke BI. Dan kelihatannya ini sudah menjadi ranah mereka untuk menjembatani kegiatan investasi di setiap kabupaten/kota,’’ urainya. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz