JombangBanget.id – Pemkab Jombang masih kesulitan mencari investor untuk mengelola Taman Tirta Wisata.
Hingga kini belum ada investor yang tertarik mengelola wisata di Kecamatan Peterongan tersebut.
”Saat ini masih proses mencari investor,” ujar Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jombang Bambang Nurwijayanto saat dikonfirmasi.
Terbaru pihaknya kembali di undang BI (Bank Indonesia) dan Bank Himbara.
”Minggu kemarin kami diundang lagi BI sama Bank Himbara,” katanya.
Diungkapkannya, pihak BI juga akan membantu untuk mencari investor yang mau mengelola Tirta Wisata.
”Informasinya akan dicarikan dari nasabah-nasabahnya,” imbuhnya.
Diharapkan, dengan dipromosikan oleh BI dan Bank Himbara, banyak investor yang akan melirik bekerja sama atau mengelolanya.
”Kami yakin apabila banyak yang mempromosikan, secepatnya akan mendapatkan investor,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, nasib aset Taman Tirta Wisata hingga kini tetap mati suri.
Upaya pemkab menggandeng investor untuk mengelola aset belum membuahkan hasil. Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jombang menyebut akan terus berupaya mencari investor.
”Saat ini masih proses mencari investornya,” ujar Kepala Disporapar Jombang Bambang Nurwijanto, Rabu (30/4).
Menurutnya, beberapa investor sempat melirik Taman Tirta Wisata yang berlokasi di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan tersebut.
Namun, hingga kini belum ada satupun yang konkret.
”Memang sudah ada beberapa investor yang bertanya, akan tetapi belum ada yang serius,” tegasnya.
Kendati demikian, pihaknya tetap optimistis akan ada investor yang akan menggarap Taman Tirta Wisata tersebut.
”Saat ini kami juga berencana akan melakukan appraisal,” ungkapnya.
Dokumen hasil appraisal, lanjut Bambang, tentunya akan mempermudah investor untuk melakukan penghitungan.
Terlebih lagi, ada sejumlah bangunan yang ada di Taman Tirta Wisata.
”Untuk anggaran (appraisal, Red) sudah kami ajukan, apabila disetujui langsung kami lakukan,” tegasnya. (yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz