JombangBanget.id – Upaya perbaikan jalan kabupaten di Jombang kembali berlanjut. Per Selasa (17/6), ada delapan proyek perbaikan jalan yang naik lelang.
’’Memang ada yang sudah naik lelang lagi dari Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang). Prosesnya masih di tahap awal, pengumuman,’’ kata Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Jombang, Joko Murcoyo.
Seperti yang terpantau di laman layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Jombang.
Rincian delapan proyek itu, rekonstruksi ruas jalan Made - Asemgede Ngusikan Rp 2,1 miliar. Rekonstruksi ruas jalan Jalak – Sumberingin Kabuh (PIK) Rp 333,6 juta.
Pemeliharaan berkala ruas jalan Tebel - Kebondalem Bareng (PIK) Rp 579,6 juta.
Peningkatan ruas jalan Pagerwojo Perak – Pucangsimo Bandarkedungmulyo Rp 3,2 miliar.
Ada pula proyek rekonstruksi ruas jalan Cipir - Banjardowo Kabuh (PIK) Rp 516,8 juta.
Peningkatan ruas jalan Talunkidul - Kesamben (PIK) Rp 4,6 miliar.
Rekonstruksi ruas jalan Marmoyo – Jipurapah Plandaan Rp 444,9 juta.
Serta rekonstruksi ruas jalan Bawangan Ploso – Tanjungwadung Kabuh Rp 1,8 miliar.
Joko menjelaskan, proses lelang ini masih akan berjalan hingga beberapa pekan ke depan.
Sesuai jadwal, Agustus nanti seluruh proyek ini sudah bisa mendapat pemenang yang akan tandatangan kontrak.
’’Kalau prosesnya lancar, biasanya satu sampai 1,5 bulan selesai semuanya dan segera teken kontrak,’’ imbuhnya.
Proyek ini bagian dari puluhan proyek perbaikan jalan yang rencananya akan diajukan lelang.
’’Rencana kemarin itu 37. Namun ada penyesuaian juga, karena untuk proyek jalan ini bisa e-purchasing bisa juga pakai lelang,’’ ungkapnya.
Tahun ini, Pemkab Jombang berencana merehab 39 ruas jalan dengan total anggaran Rp 59,5 miliar.
Dari 39 ruas jalan yang akan diperbaiki melalui APBD reguler, ada tiga jenis pekerjaan yang akan dilakukan.
Rekonstruksi jalan, rehabilitasi jalan serta pemeliharaan berkala.
Rinciannya, ada 27 kegiatan rekonstruksi jalan, lima proyek rehabilitasi dan tujuh proyek pemeliharaan jalan. (riz/jif)
Editor : Ainul Hafidz