JombangBanget.id – Satu per satu janji politik Bupati Jombang Warsubi dan Wabup Salmanudin Yazid direalsiasikan secara bertahap.
Salah satunya, program Rp 5 juta per RT per tahun kini mulai masuk pembahasan dalam Rancangan APBD 2026 dan akan direalisasikan tahun depan.
”Saat ini sudah masuk (pembahasan), tapi nanti kita realisasikan tahun depan,’’ ujar Bupati Jombang Warsubi kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Dijelaksan, anggaran Rp 5 juta per RT tersebut diperuntukkan untuk dua pos.
”Dari Rp 5 juta itu, Rp 1,8 untuk gaji RT dan Rp 3,2 juta untuk operasional,” jelas dia.
Namun demikian, lanjut dia, pemkab akan tetap memberikan insentif bagi RT di tahun ini lewat anggaran APBD 2025 yang sudah di plot.
”Kalau insentifnya sudah ada, insya Allah 3 bulan sudah ada,’’ jelas dia.
Disinggung soal mekanisme penyaluran program Rp 5 juta per RT per tahun, bupati meminta kepala desa saat ini mulai membuat SK program Rp 5 juta per RT serta program Desa Wisma per RT.
”Makanya kepala desa harus meng-SK-kan Desa Wisma sehingga tahun depan harus bisa dianggarkan,’’ pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Jombang saat ini menggelar musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan (musrenbangcam) untuk rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2026.
Salah satu yang menjadi pembahasan adalah program prioritas Bupati Wasrubi dan Wabup Salmanudin, yakni mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 juta tiap RT (rukun tetangga) per tahun.
Baca Juga: Catat, Ketua RT di Jombang Diusulkan Terima Insentif Segini per Tahun
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jombang Danang Praptoko menjelaskan, dalam musrenbangcam juga mendukung visi-misi bupati dan wakil bupati.
”Jadi program yang diusulkan oleh desa ini arahnya sesuai dengan visi-misi bupati terpilih, ada Asta Cita delapan program prioritas, dengan visi Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua,” kata Danang.
Dari delapan program prioritas itu, salah satu di antaranya berkaitan program alokasi anggaran Rp 5 juta untuk tiap RT per tahun.
Menurut Danang, juga menampung usulan dari desa. ”Seperti yang sudah disampaikan dalam janji politik, Rp 5 juta per tahun," ungkapnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz