JombangBanget.id – Proyek rehabilitasi Pasar Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung yang dianggarkan Pemkab Jombang sebesar Rp 1,2 miliar sudah berjalan sejak Mei lalu.
Namun, sebagian pedagang merasa kecewa lantaran rehab hanya menyentuh bagian depan.
Sementara deretan lapak di bagian belakang sudah bertahun-tahun kondisinya juga rusak berat.
”Sebenarnya awal dikasih tahu mau ada renovasi itu senang. Ternyata yang di depan saja, di sini tidak masuk,” ungkap Suradi, salah satu pedagang yang menempati kios di belakang, Kamis (12/6).
Kendati demikian, informasi yang dia terima, penanganan bakal kios bagian belakang dilakukan tahun depan.
”Dari pihak pasar menyampaikan lapak-lapak di sini baru diajukan, mungkin tahun depan baru direnovasi,” tutur salah satu pedagang barang bekas ini.
Menurutnya, kerusakan kios bagian belakang sudah berlangsung lama.
Ia berharap, ke depan selain gedungnya direhab, juga manajemennya ditata lebih baik.
Selain banyak kios kosong, sebagian bahkan beralih fungsi jadi hunian rumah tangga.
”Sebelah timur itu ada dipakai rumah tangga, kurang tahu kok bisa,” kata Suradi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwignyo melalui Kabid Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting Yustinus Harris Eko Prasetijo mengakui, untuk tahun ini rehab difokuskan bagian depan pasar.
Baca Juga: Perbaikan Pasar Mojotrisno Jombang Bakal Tak Menyeluruh, Hanya Sentuh Area Ini
Di antaranya perbaikan atap ruko.
”Pembongkaran atap hampir selesai, di sana ada 16-an (atap) ruko yang dibongkar dan diganti baru,” kata Harris.
Pengerjaan tahun ini tak sampai mengarah ke lapak pedagang di belakang.
Namun demikian, pihaknya berencana melakukan penanganan di area itu.
”Akan dianggarkan di tahun berikutnya,” imbuh dia.
Disinggung terkait sebagian lapak dipergunakan jadi hunian rumah tangga, Harris menyebut bakal menindaklanjuti hal tersebut.
”Jadi akan kita tata lagi, lapak-lapaknya supaya dipergunakan sesuai dengan peruntukannya,” kata Harris.
Untuk diketahui, rehabilitasi Pasar Mojotrisno, di Kecamatan Mojoagung mulai berjalan.
Sejumlah pekerja mulai membongkar sejumlah atap ruko bagian depan.
Sebagai pelaksana proyek CV Wiguna Sedanten dan konsultan pengawas CV Media Prima Konsultan.
Pengerjaan proyek senilai Rp 1,2 miliar ditargetkan tuntas dalam 150 hari kerja. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz