JombangBanget.id – Jabatan lowong eselon III (setingkat sekretaris dinas hingga camat) dan eselon IV (setingkat kepala seksi) di lingkup Pemkab Jombang terus bertambah.
Awal Juni, ada 43 ASN memasuki masa purnatugas.
Empat di antaranya pejabat eselon III dan IV.
Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang, empat pejabat eselon III dan IV yang pensiun per 1 Juni.
Masing masing dua pejabat eselon III, yakni camat Plandaan dan sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang.
Sedangkan pejabat eselon IV, yakni Lurah Kepanjen dan kepala seksi ketentraman dan ketertiban umum.
Selain itu, ada 31 nakes dan tenaga pendidik serta 8 staf pelaksana yang purnatugas.
”Ya, ada 43 ASN yang purnatugas per Juni ini,’’ terang Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Selasa (3/6).
Ia menyampaikan, Bupati Jombang Warsubi telah menunjuk pelaksana tugas ASN yang purnatugas.
Dia memerinci, Plt Camat Plandaan dijabat Sekcam Plandaan Khoirul Huda, Plt Sekretaris DLH dijabat Kepala Bidang Konservasi Lingkungan Lilik Purwati, serta Plt Lurah kepanjen dijabat Sekretaris Kelurahan Kepanjen Nurhasan.
Terkait rencana pengisian jabatan, Agus menyebut sesuai instruksi Bupati Jombang masih berproses.
Baca Juga: Pengisian 106 Kursi Kepala Sekolah Kosong Berpotensi Molor, Simak Penjelasan Sekdakab Jombang
”Untuk pengisian masih dalam proses,” tambahnya.
Pengisian tetap memprioritaskan pengisian kepala sekolah kosong.
”Untuk jabatan kosong, yang kita prioritaskan utama, yakni pengisian kepala sekolah, karena dalam waktu dekat akan ada penerimaan murid baru, sehingga harus kita prioritaskan,’’ pungkasnya.
Untuk diketahui, jumlah kekosongan pegawai di lingkup Pemkab Jombang terus bertambah.
Awal Mei 2025, ada tambahan 34 orang PNS purnatugas. Dua orang di antaranya pejabat eselon III. Paling banyak tenaga kesehatan dan pendidikan.
”Totalnya ada 34 pensiun untuk yang terhitung mulai tanggal (TMT) Mei 2025,” terang Kepala BKPSDM Jombang Bambang Suntowo, Kamis (24/4).
Kekosongan itu menambah daftar kekosongan pejabat mulai eselon II hingga eselon IV di lingkup Pemkab Jombang secara kumulatif sekitar 77 orang per April lalu.
Pengusulan pengisian 106 kursi kepala sekolah tingkat SD/SMP/SD lowong ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) bakal lama. Salah satunya terkendala sistem baru.
Akibatnya, pemkab harus mengirim kembali dukomen pengusulan.
”Jadi, prosesnya sekarang mengajukan lagi untuk pengisian kepala sekolah,” ujar Sekdakab Agus Purnomo, Rabu (28/5). (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz