JombangBanget.id – Rencana penambahan hibah KONI Rp 350 juta seperti yang disampaikan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Jombang pada hearing bersama KONI dan DPRD Jombang, Senin (19/5), dibatalkan.
Itu karena mempertimbangkan kekuatan APBD Kabupaten Jombang.
’’Kami menyesuaikan dengan kekuatan APBD,’’ kata Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Bambang Nurwijanto.
Saat proses perencanaan anggaran, tambahan hibah itu sempat diajukan. Hanya saja setelah melalui banyak pertimbangan, ada prioritas yang harus diutamakan.
’’KONI telah diberikan hibah pada APBD reguler 2025 sebesar Rp 2,250 miliar,’’ terangnya.
Bambang menegaskan, tidak ada tambahan berupa dana tambahan untuk KONI Jombang.
Meski tidak ada tambahan untuk pekan olahraga provinsi (Porprov) Jatim, Disporapar Jombang telah mengajukan anggaran melalui perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) senilai Rp 1,3 miliar untuk memberikan bonus bagi atlet dan pelatih.
Terkait rinciannya apakah sama seperti tahun lalu, Rp 30 juta untuk peraih emas, Rp 20 juta perak dan Rp 10 juta perunggu, Bambang masih belum dapat memastikan.
’’Kami masih menunggu juknis (petunjuk teknis) untuk memastikan besarannya,’’ jelasnya.
Nilai Rp 1,3 miliar tersebut masih sebatas usulan. Masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum P-APBD didok.
’’Mudah-mudahan untuk support atlet berprestasi usulan kami diterima,’’ harapnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz