JombangBanget.id - Proyek pembangunan jalan ruas Cukir-Mojowarno, Jombang tak luput dari sorotan dewan.
Pasalnya, proyek yang menelan anggaran mencapai Rp 4,8 miliar terancam molor.
”Saya membaca dari media progres proyek itu masih mencapai 53 persen,” ujar anggota Komisi C DPRD Jombang Saifullah.
Padahal, lanjut Saiful, di papan proyek disebutkan kontrak proyek tersebut dimulai sejak 17 Januari.
Sehingga seharusnya proyek tersebut akan selesai pada pertengahan Juni mendatang.
”Karena masa kerja150 hari harusnya pertengahan bulan depan sudah selesai,” katanya.
Karenanya, ia pesismistis pengerjaan akan selesai tepat waktu.
”Dengan sisa waktu yang tidak sampai 30 hari, akan tetapi progresnya masih separo, saya khawatir tidak bisa selesai tepat waktu," katanya.
Meski juga, lanjut Saiful, pengerjaan rehabilitasi jalan ini tidak membutuhkan waktu yang lama berbeda dengan proyek pembangunan gedung.
”Tapi masih sangat riskan untuk terjadinya keterlambatan pekerjaan,” bebernya.
Dirinya berharap, dengan dilakukan tender secara e-purchasing, seharusnya keterlambatan pekerjaan bisa diminimalisir.
Baca Juga: Pemkab Mulai Bahas Proyek Strategis Daerah 2025, Berikut Paket yang Masuk Usulan
”Jangan sampai ada keterlambatan pekerjaan seperti tender lelang terbuka,” tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, proyek pelebaran jalan kabupaten ruas Cukir-Mojowarno terus dikebut.
Saat ini, progres pengerjaan proyek yang masuk dalam daftar proyek strategis daerah (PSD) 2025 sudah mencapai 50 persen lebih.
Pantauan di lokasi pada Senin (19/5) pagi, terlihat sejumlah alat berat didatangkan lokasi untuk mempercepat proses pengerjaan jalan.
Terlihat petugas mengatur arus lalu lintas. Sejumlah lapisan penetrasi berbentuk sirtu, terlihat ditumpuk dan dipadatkan di kedua sisi jalan ini.
”Sampai hari ini, progres pekerjaan mencapai 53,09 persen,” terang Kabid Bina Marga Dinas PUPR Jombang Agung Setiadji kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Agung menambahkan, ada beberapa item pekerjaan dalam kegiatan tersebut.
Mulai dari pembangunan tembok penahan jalan, perkerasan bahu jalan, dan pelebaran duiker. Lebar jalan yang semula sekitar 4 meter nantinya akan dilebarkan hingga 7 meter.
”Panjang jalan yang dilebarkan mencapai 819 meter,” terangnya. (yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz