JombangBanget.id – Rencana Bupati Jombang Warsubi mengusulkan pembangunan gerbang tol Jombang-Mojokerto (Jomo) di Kecamatan Kesamben terus dimatangkan.
Saat ini pemkab tengah menyiapkan proposalnya untuk diajukan ke pemerintah pusat.
Estimasi anggaran ditaksir mencapai Rp 2 triliun.
”Kami minta pemerintah pusat untuk dibukakan pintu tol di Kesamben,” ujar Bupati Warsubi kepada Jawa Pos Radar Jombang, Senin (19/5).
Bupati menambahkan, alasan utama pembangunan gerbang tol di Kecamatan Kesamben untuk memperlancar mobilitas kendaraan di sisi timur dan selatan.
”Seperti diketahui, jalan ruas Mojoagung – Mojoduwur merupakan jalur alternatif menuju Malang dan Kediri,” terangnya.
Selain itu, bupati ingin mengembangkan titik- titik industri baik yang ada di wilayah Kecamatan Kesamben dan Kecamatan Mojowarno.
”Kami juga ingin mengembangkan kawasan wisata di Wonosalam, maka akses harus kita tingkatkan,’’ tambahnya.
Usulan membuka gerbang tol di Kecamatan Kesamben sudah pernah disampaikan Bupati Warsubi secara langsung kepada sejumlah pejabat pusat, meski baru secara lisan.
Mega proyek tersebut ditaksir membutuhkan anggaran sekitar Rp 2 triliun.
”Waktu kami bertemu Gus Ipul Mensos dan Seskab pak Tedy, sudah kami sampaikan, lalu ditanya untuk apa, karena pembangunan gerbang tol butuh anggaran Rp 2 triliun lebih,” jelas dia.
Baca Juga: Bupati Warsubi Tinjau Langsung Pemeliharaan PJU, Apresiasi Dishub Jombang
Bupati mengatakan, anggaran pembangunan gerbang tol memang besar.
Sebab, bukan hanya membangunan infrastruktur namun juga melakukan pembebasan lahan tentu dengan memperhatikan wilayah.
”Karena harus beli tanah dan lain sebagainya,’’ beber dia.
Usulan tersebut, lanjut Warsubi, menjadi bagian dari harapan yang ingin ia wujudkan dalam membangun Jombang lima tahun ke depan.
Salah satu pilot project mengembangkan Jombang juga dilakukan dengan mengawal pendirian perguruan tinggi negeri (PTN) di Kecamatan Wonosalam.
”Pendirian PTN di Wonosalam juga terus dikaji, kemarin kita minta masukan dari jajaran pimpinan PTS di Jombang,’’ pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Jombang berencana mengusulkan menambah gerbang tol Jombang-Mojokerto (Jomo) di Kecamatan Kesamben ke pemerintah pusat.
Langkah ini sebagai upaya untuk mendongkrak perekonomian daerah, terutama di lima wilayah kecamatan serta mendukung kawasan peruntukan industri (KPI) Kecamatan Mojowarno dan wisata Wonosalam.
Dalam waktu dekat, Bupati Warsubi sendiri yang akan mengirimkan proposal ke Kementerian PU.
Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi menjelaskan, pemkab saat ini tengah menyusun proposal rencana penambahan gerbang tol Jomo di Kecamatan Kesamben.
Direncanakan dokumen itu bakal dikirim Bupati Jombang Warsubi secara langsung ke Kementerian PU.
”Jadi ini bagian upaya Abah Bupati (Warsubi) melalui pendekatan politik ke Kementerian PU. Rencananya mau menambah exit tol di Kecamatan Kesamben,” kata Bayu.
Rencananya, dokumen proposal itu bakal dikirim antara akhir Mei dan awal Juni mendatang.
”Abah Bupati (Warsubi) langsung yang akan mengirim ke menteri PU atau ke dirjen,” kata Bayu. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz