JombangBanget.id - Tim Normalisasi Saluran Dinas PUPR Jombang sampai saat ini masih turun ke lapangan.
Dalam 100 hari kerja Bupati Warsubi dan Wabup Salmanudin Yazid ditarget menyelesaikan 13 ruas saluran dengan panjang 26 kilometer.
Saat ini 24 kilometer sudah tertangani.
’’Tim Normalisasi Saluran ini baru saja dibentuk, sebenarnya dulu sudah ada cuma sifatnya penanganan secara reguler,’’ kata Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi.
Tim ini terdiri dari 27 personel, dengan terbagi delapan regu. Menyesuaikan jumlah alat berat yang dimiliki Dinas PUPR Jombang.
’’Untuk mempercepat pengangkatan sedimentasi, penyempitan saluran. Outcome untuk memperlancar dan mencegah dampak genangan air, atau salah satu mitigasi bencana banjir,’’ imbuhnya.
Dari 13 saluran yang dinormalisasi menyebar hampir di semua kecamatan. Dua di antaranya berada di utara Brantas, yakni Afvoer Gottan dan Gubrik.
’’Sampai sekarang yang sudah tertangani sepanjang 24 kilometer, di antaranya masih berjalan di Kali Jombang Kulon di Tembeang dan Afvoer Plosorejo di Kesamben,’’ terangnya.
Bukan hanya menuntaskan hingga 100 hari kerja bupati dan wabup, ke depan program itu tetap berjalan.
’’Program akan tetap dilanjutkan dan dijalankan. Karena dalam satu tahun ini minimal 38 kilometer bisa dinormalisasi. Mudah-mudahan bisa tercapai,’’ harapnya.
Beberapa di antaranya yang sudah direncanakan yakni melakukan normalisasi Afvoer Watudakon.
Saat ini pemkab sudah melakukan koordinasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Brantas.
’’Sudah dilakukan survei, sekarang menunggu situasi memungkinkan. Karena debit air masih tinggi, paling lambat akan dilaksanakan Agustus,’’ kata Bayu. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz