JombangBanget.id – Keberadaan sejumlah pedagang Pasar Ploso, Jombang yang menggelar lapak di bahu jalan provinsi tak luput dari perhatian pemkab.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang sudah berancang-ancang akan menertibkan pedagang.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwignyo melalui Kabid Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting Yustinus Harris Eko Prasetijo mengakui, kondisi bagian depan Pasar Ploso kian semrawut, terlebih setelah sebagian pedagang menggelar lapak di bahu jalan.
”Jadi yang bahu jalan akan ditertibkan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Terutama pedagang yang berada berjualan di bagian depan pasar atau menempati trotoar jalan.
”Luberan pedagang Pasar Ploso eksisting di sana ruwet, ke depan akan kami pindah,” imbuh Harris.
Lokasi pemindahan saat ini sudah disiapkan. Opsinya pedagang bisa direlokasi ke kawasan Sub Terminal Pasar Ploso yang mulai dipersiapkan untuk pembangunan pasar.
”Sekarang sudah berproses, tinggal menunggu SK pengelolaan di bagian hukum (Setdakab Jombang).” katanya.
Pantauan di lokasi, pedagang menempati sepanjang trotoar jalan provinsi.
Rata-rata mendirikan bangunan semi permanen. Mulai dari pedagang buah hingga pedagang sayuran.
”Rabu (7/5) kemarin sudah ada sosialisasi dari dinas (Disdagrin Jombang),” kata Antok salah seorang pedagang di lokasi.
Baca Juga: Pedagang Pasar Ploso Jombang Belum Pindah ke Lapak Sementara, Ini Alasannya
Sosialisasi menurut dia karena bakal ada pengerjaan proyek di area pasar.
”Pedagang di depan mau dipindah ke timur jalan atau nempati Terminal Ploso. Sementara yang di dalam pasar akan dibenahi juga, mulai atap ruko dan gorong-gorongnya, cuma tidak semua gorong-gorong,” imbuh dia.
Di bagian depan, menurut dia, bakal dilakukan penataan.
”Kemarin disampaikan yang depan atau tempat parkir itu akan dibersihkan, kalau tidak salah akan menjadi area hijau,” ujarnya. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz