Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Bupati Warsubi Beri Sinyal Segera Isi Kekosongan Kepala Sekolah di Jombang: Kita Pertimbangkan untuk Segera Diajukan ke Kemendagri

Achmad RW • Sabtu, 3 Mei 2025 | 00:55 WIB
BERI PENJELASAN: Bupati Jombang Warsubi saat memberikan penjelasan kepada awak media, (17/3).
BERI PENJELASAN: Bupati Jombang Warsubi saat memberikan penjelasan kepada awak media, (17/3).

JombangBanget.id – Jumlah pegawai Pemkab Jombang yang kosong setiap bulannya terus bertambah.

Tercatat sedikitnya ada sekitar 79 jabatan mulai pejabat eselon II hingga eselon IV yang kosong per 1 Mei 2025.

Bupati menyebut pengisian akan dilakukan secara bertahap. Salah satu yang menjadi prioritas, yakni mengisi kursi kepala sekolah yang kosong.

Bupati Jombang Warsubi tak menampik banyak kekosongan pegawai pemkab mulai pejabat eselon II hingga eselon IV.

Salah satunya dikarenakan banyaknya pejabat yang purnatugas. Pihaknya pun sudah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pendataan.

”Untuk pendataan sudah ada semuanya. Ini masih kita pertimbangkan untuk segera kita ajukan ke Kemendagri,” kata Bupati Warsubi, Kamis (1/5).

Mantan kepala Desa Mojokrapak tiga periode menambahkan, sesuai aturan, ia harus menunggu hingga 6 bulan setelah dilantik untuk bisa melakukan mutasi.

Namun demikian, masih ada peluang melakukan pengisian hanya saja harus mendapatkan izin dari menteri dalam negeri (Mendagri), dan prosesnya tentu membutuhkan dan persiapan yang matang.

”Jadi, yang jelas kita masih pertimbangkan, kita akan segera mengurus proses izinnya,” ungkapnya.

Disinggung terkait prioritas pengisian jabatan itu, Warsubi menyebut prosesnya akan dilakukan secara bertahap.

”Pengisian akan dilakukan bertahap. Yang diprioritaskan ya sementara eselon III-IV dulu,” pungkasnya.

Baca Juga: Jabatan Kepala Sekolah Kosong Bakal Segera Diisi, Begini Penjelasan Pemkab Jombang

Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah kekosongan pegawai di lingkup Pemkab Jombang karena pensiun terus bertambah.

Di awal Mei 2025 mendatang, tercatat ada tambahan 34 orang PNS yang masuk masa purnatugas. Dua orang pegawai di antaranya adalah pejabat eselon III.

Paling banyak tenaga kesehatan dan pendidikan. Sementara itu, hingga kini belum ada kejelasan terkait pengajuan pengisian jabatan.

”Totalnya ada 34 pensiun untuk yang terhitung mulai tanggal (TMT) Mei 2025,” terang Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang Bambang Suntowo, Kamis (24/4).

Kekosongan itu menambah daftar kekosongan pegawai di lingkup Pemkab Jombang mulai pejabat eselon II b setingkat kepala dinas,  hingga eselon IV b setingkat kasubag di kecamatan maupun kepala seksi di kelurahan yang secara kumulatif per April lalu mencapai sekitar 77 orang.

Sementara itu, pemkab memprioritaskan pengisian kepala sekolah TK/SD/SMP yang kosong.

Itu dilakukan agar penandatangan ijazah atau surat keterangan lulus siswa sudah dilakukan kepala sekolah definitif.

”Kepala sekolah akan didahulukan untuk kepentingan penandatanganan surat kelulusan,’’ kata Kepala BKPSDM Jombang Bambang Suntowo.

Hingga April 2025 tercatat ada 104 jabatan kepala sekolah yang kini dijabat Plt. Terdiri dari 89 kepala SDN, 8 kepala SMPN, dan 7 kepala TK negeri.

Draf nama yang bakal dilantik juga telah ia terima dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang.

Kini prosesnya, nama-nama tersebut telah dilaporkan kepada bupati selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK).

Setelah itu Bupati Jombang akan meminta pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

’’Tetap ada pertimbangan teknis dari BKN, setelah itu dilakukan pelantikan kepala sekolah,’’ jelasnya. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#jabatan #Pemkab Jombang #Bupati Jombang #kekosongan #kursi #eselon II B #Warsubi #Jombang #Bupati #Eselon III dan IV