Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Optimistis Sekolah Rakyat di Jombang Bisa Dimulai Tahun Ini, Begini Kata Bupati Warsubi

Anggi Fridianto • Minggu, 13 April 2025 | 12:29 WIB
BERI KETERANGAN: Bupati Jombang Warsubi saat memberikan penjelasan kepada wartawan, (11/4).
BERI KETERANGAN: Bupati Jombang Warsubi saat memberikan penjelasan kepada wartawan, (11/4).

JombangBanget.id  – Bupati Warsubi optimistis program sekolah rakyat di Jombang bisa dimulai tahun ajaran 2025-2026 ini.

Berbagai persiapan dan mitigasi program terus dimatangkan Pemkab Jombang untuk memulai program sekolah rakyat di Jombang.

Salah satunya, koordinasi dengan Kemensos RI terkait pemetaan guru maupun tenaga pendidik.

’’Sekarang kita koordinasi dengan Kemensos terkait gurunya. Kita mulai pemetaan guru yang akan diambilkan dari Jombang serta guru yang sudah bersertifikasi,’’ kata Warsubi (12/4).

Dia juga melakukan pemetaan terkait kepala sekolah yang ditunjuk bertanggungjawab memimpin sekolah rakyat.

’’Termasuk kepala sekolah yang punya pengalaman di boarding school,’’ jelasnya.

Selama persiapan, memang ada beberapa kendala yang dihadapi.

Namun, ia yakin dengan koordinasi intensif segala masalah dapat dicarikan solusi.

’’Proses rekrutmen akan kita mulai untuk dua rombel (rombongan belajar) di jenjang SD, SMP dan SMA di setiap kecamatan. Namun kalau kita dapat satu rombel SD tidak masalah, itu yang kita jalankan,’’ terangnya.

Pemkab telah menghibahkan lahan seluas 3,7 hektare yang diperluas menjadi enam hektare di Denanyar menjadi lokasi sekolah rakyat.

Jumat (11/4), tim Kementerian PU telah melakukan survey lokasi.

Jika tidak ada kendala, program sekolah rakyat di Jombang secara full akan dimulai 2026 mendatang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Prasarana Strategis Wilayah Jawa Timur Kementerian PU, Akbar Ansyari, mengatakan, tujuan dilakukan survei untuk memastikan kesiapan lahan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Jombang.

’’Kita ingin memastikan, apakah lahan ini clear and clean, sertifikatnya sudah atas nama pemda. Ini yang kami pastikan di lapangan," ungkapnya.

Pihaknya juga melihat kesesuaian rencana kota dan status lahan.

"Walau bukan sawah berkelanjutan, tapi lahannya dinilai layak untuk pembangunan permukiman dan pendidikan,’’ kata Akbar kepada Jawa Pos Radar Jombang. (ang/jif/riz)

 

 

 

Editor : Achmad RW
#Warsubi #Jombang #Bupati #Sekolah Rakyat