Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Soal Program Wifi Gratis untuk Desa, Pemdes di Utara Brantas Jombang Usul Dipasang di Titik Lokasi Ini

Ainul Hafidz • Jumat, 11 April 2025 | 18:30 WIB
Ilustrasi wifi atau internet gratis untuk desa
Ilustrasi wifi atau internet gratis untuk desa

JombangBanget.id – Pemerintah desa (pemdes) mulai melakukan pemetaan titik-titik lokasi wifi gratis program Kominfo Jombang.

Rata-rata mengusulkan lokasinya dipasang di kantor desa, terutama di desa-desa di wilayah utara Sungai Brantas.

Beberapa desa lainnya mengusulkan di lembaga pendidikan formal.

Di wilayah utara Brantas misalnya, tiga desa mengusulkan wifi program tersebut dipasang di kantor desa.

Masing-masing Desa Asemgede dan Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan serta Desa Jiporapah, Kecamatan Plandaan.

”Pemasangannya kemarin berdasarkan usulan desa, jadi tidak dibatasi ada di mana, terserah dari desa. Kami mengusulkan dipasang di kantor atau balai desa,” kata Kades Asemgede Lastinah kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Dijelaskan, Pemdes Asemgede sebenarnya sudah memasang wifi sejak 2015 lalu. Hanya saja diperuntukkan untuk keperluan kantor.

”Sebenarnya untuk kebutuhan kerja, berhubung masyarakat yang membutuhkan tahun lalu kita tambah, jadi ada di kantor dan pendopo desa,” imbuh dia.

Dipilihnya kantor desa sebagai titik wifi gratis karena berbagai pertimbangan. Di antaranya faktor keamanan.

”Di situ juga tempat umum, tempat berkumpulnya pemuda dan mbok-mbok juga,” ujar Lastinah.

Jaringan telekomunikasi internet wilayah setempat terbatas. Sehingga, adanya program wifi gartis dari pemkab dinilai sangat membantu warga.

Baca Juga: Punya Agenda Rutin, Begini Cara Pemdes Jombok Ngoro Jombang agar Perangkat Desa Lebih Dekat dengan Masyarakat

”Karena di sini nol sinyal. Kalau tidak ada itu (wifi) kami tidak bisa komunikasi dengan HP,” ujar Lastinah.

Sementara di Desa Jiporapah, Kecamatan Plandaan juga demikian. Pemdes setempat mengusulkan program tersebut di tempatkan di kantor desa.

”Usulan kami di balai desa. Karena terkait pelayanan masyarakat, kedua untuk keperluan siskeudes (sistem keuangan desa) harus pakai internet,” kata Kades Jiporapah Hadi Sucipto.

Diakui, wilayah setempat kendala utama pada telekomunikasi, yakni pada sinyal.

”Di empat dusun, semua susah sinyal. Jaringan internetnya lebih banyak pakai wifi,” imbuh dia.

Sehingga, di kantor desa juga sebelumnya sudah dipasang wifi.

”Jadi di kantor desa dan Balai Dusun Jiporapah ini sudah ada, cuma tidak bisa maksimal. Terkadang putus-putus dan lemot,” ujar Hadi.

Di Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan tak jauh berbeda. Meski di kantor desa sudah terpasang wifi, pemdes mengyusulkan program internet gratis dari pemkab nantinya itu dipasang di kantor desa.

”Di balai desa usulan kami kemarin, karena fasilitanya di situ untuk umum sehingga bisa dijangkau masyarakat,” kata Kades Sumbernongko Sumartono.

Sementara itu, pemdes Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang mengusulkan lokasi wifi dipasang di kantor TK (taman kanak-kanak) PKK.

”Kami usulannya ditaruh di TK PKK Tunggorono, karena di sana belum ada wifi dan masih nyambung di kantor desa,” kata Kades Tunggorono Didik Dwi Mulyawan.

Lokasi lembaga pendidikan itu masih berada di lingkungan kantor desa.

”Jadi tujuan kami tentunya selain dipakai untuk TK juga umum. Karena di gedung juga sudah pasang baru dan bisa dinikmati semua lapisan masyarakat,” ujar Didik.

Untuk diketahui, Pemkab Jombang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar bersumber APBD 2025 untuk program pengadaan wifi atau akses internet area publik di desa dan kelurahan.

Itu dilakukan mendukung program Bupati Jombang Warsubi terkait wifi gratis tiap desa. Pengadaan barang melalui e-katalog. Saat ini masih berproses. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #lokasi #Pemdes #usulan #wifi gratis #Desa #Desa Kita #Jombang