JombangBanget.id - Kabupaten Jombang dipastikan masuk prioritas gelombang pertama pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.
Kepastian ini didapat usai Bupati Warsubi bertemu dengan Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf serta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, Jumat (21/3).
’’Alhamdulillah Jombang menjadi prioritas pembangunan Sekolah Rakyat (SR). Tahun ini bakal dibangun sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), serta sekolah menengah atas (SMA),’’ kata Bupati Warsubi (31/3).
Bahkan tahun ajaran baru nanti, sudah mulai dibuka masing-masing dua rombongan belajar (rombel).
’’Tahun ini SD dua rombel, SMP dua rombel dan SMA dua rombel,’’ jelasnya.
Ada 165 daerah yang siap membangun SR tahun ini. Namun yang bakal beroperasi mulai tahun ini hanya 45.
’’Dan Jombang masuk dalam kuota 45 sekolah rakyat di periode pertama,’’ ujarnya.
Setelah mengantongi lampu hijau, bupati bakal menyediakan lahan seluas enam hektare yang bakal dijadikan lokasi berdirinya SR.
’’Sesuai ketentuan, daerah menyiapkan lahan antara 5 sampai 10 hektare. Untuk Jombang sendiri, kami menyiapkan 6 hektare untuk kebutuhan sekolah rakyat,’’ terangnya.
Karena tahap pembangunannya tahun ini, Pemkab Jombang bakal menggunakan lahan yang berada di wilayah Desa Denanyar.
Total kebutuhan anggaran yang digunakan hingga Rp 100 miliar. Keseluruhannya bersumber dari Kementerian PU.
Baca Juga: Pemkab Jombang Minta Persetujuan DPRD, soal Lahan di Denanyar Digunakan Sekolah Rakyat
’’Pemkab sendiri hanya kebagian tugas untuk pengurukan lahan,’’ bebernya.
Lahan Pemkab Jombang yang ada di Desa Denanyar awalnya memang diperuntukkan untuk relokasi pasar.
Namun seiring habisnya batas waktu pembangunan serta adanya kebutuhan yang lebih mendesak, rencana tersebut akhirnya dialihkan.
’’Karena memang tujuan sekolah rakyat untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam meraih pendidikan. Secara otomatis kami harus memprioritaskan hal itu, karena lebih memberikan manfaat yang lebih besar,’’ tegas Warsubi. (yan/jif)
Editor : Ainul Hafidz