Jombanngbanget.id - Kondisi jalan ruas Ploso-Sumbergondang yang dibangun dari program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2023 dikeluhkan warga sekitar.
Pasalnya, di salah satu titiknya, proyek jalan cor yang menelan anggaran mencapai Rp 35 miliar lebih dari APBN 2023 itu sudah muncul retakan parah.
Pantauan di lokasi, kerusakan jalan ditemukan di Desa Jatibanjar, Kecamatan Ploso. Tepatnya di sambungan antara duiker di dusun tersebut.
Terlihat, bagian penahan tanah di sambungan cor dan aspal ini retak dan mengakibatkan bahu jalan ambles.
Akibatnya memunculkan lubang yang memanjang membentuk parit. ”Itu memanjang dan makin hari makin lebar,” terang Roni, 30, warga di lokasi.
Kerusakan itu, disebutnya juga merupakan kerusakan berulang. Retakan yang sama, sebelumya sudah sempat muncul di lokasi yang sama di akhir tahun 2024 lalu. ”Dulu lebih parah, terus ditambal, ditutup sama aspal, ini sekarang balik rusak lagi kondisinya,” ungkapnya.
Ia berharap, kerusakan itu bisa segera diperbaiki. Mengingat fungsi jalan itu yang juga sangat vital untuk masyarakat juga membahayakan pengguna jalan.
”Sayang juga, membangunnya dulu kan juga tidak murah, eman-eman kalau dibiarkan rusak,” lontarnya.
Untuk diketahui, proyek jalan cor ruas Ploso-Sumbergondang dikerjakan Kementerian PUPR bersumber dari dana dari APBN 2023.
Sesuai HPS anggaran proyek mencapai Rp 42.105.953.000. Dalam proses tender, PT Tripalindo Trans Mix yang beralamat di Jl Komering No. 14 Surabaya muncul sebagai pemenang dengan nilai kontrak sebesar Rp 35.369.446.505.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Jombang Agung Setiadji mengaku belum mendapat laporan terkait kerusakan itu.
“Terima kasih informasinya, teman-teman UPT nanti akan segera mengecek ke sana,” ungkapnya.
Agung memastikan, sejak tahun 2025, jalan yang dibangun dengan APBN itu sudah bukan lagi tanggungan BBPJN maupun kontraktor.
Karena asetnya sudah diserahkan ke Pemkab Jombang setelah masa pemeliharaan berakhir. ”Jadi untuk sekarang sudah jadi aset kami di Pemkab Jombang, sehingga ya nanti kami juga yang akan memperbaiki,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz