Jombangbanget.id - Penanganan darurat sayap Dam Balongsono, di Desa Talunkidul Kecamatan Sumobito yang ambrol akibat gerusan air rampung Senin (10/2).
Penanganan permanen masih menunggu Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. ’’Penanganan sementara sudah selesai.
Sekarang warga tidak waswas ambrol lagi,’’ kata Sugiarto, warga di lokasi.
Penanganan darurat berupa pemasangan kantong pasir dan penguat dari rangka besi telah rampung hingga menutup seluruh dam yang ambrol sepanjang 15 meter.
’’Dalam rencana awal, ada penanganan lanjutan berupa perbaikan permanen,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Bayu Pancoroadi, melalui Kabid Sumberdaya Air, Sultoni.
Namun, setelah ada informasi terkait efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat, maka pihaknya belum berani memastikan.
’’Penanganan ini kan wewenang Balai Besar Wilayah Brantas, dan setelah ada informasi pemangkasan anggaran, kita belum dapat informasi lagi,’’ ucapnya.
Sebelumnya, sayap Dam Balongsono di Desa Talunkidul, Kecamatan Sumobito ambrol sekitar 15 meter, Kamis (23/1) dini hari.
Derasnya aliran air menjadi pemicu ambrolnya bangunan tersebut. Khawatir ancaman tanggul jebol, warga bahu-membahu memperkuat titik tanggul dengan memasang gedek guling dan tumpukan karung berisi tanah.
Jika sampai jebol, dipastikan air akan menggenangi permukiman padat penduduk di sekitar tanggul. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz