Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Usulan Penetapan KLB PMK Sudah di Meja Pj Bupati, Pemkab Jombang Siapkan Dana BTT Segini

Anggi Fridianto • Senin, 3 Februari 2025 | 15:15 WIB
Sekdakab Jombang Agus Purnomo
Sekdakab Jombang Agus Purnomo

JombangBanget.id  – Usulan penetapan status KLB (kejadian luar biasa) penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi ternak hingga kini masih berproses di meja Pj Bupati Teguh Narutomo.

Pemkab berencana memanfaatkan dana belanja tidak terduga (BTT) guna mengoptimalkan penanganan penyebaran PMK yang terus meluas.

Sambil menunggu persetujuan Pj bupati (KLB PMK, red), Sekdakab Agus Purnomo sudah meminta Dinas Peternakan Jombang guna menyusun rencana kebutuhan anggaran penanganan PMK yang nantinya bisa diambilkan dari dana belanja tidak terduga (BTT).

”Jadi nanti kita bisa menggunakan BTT, di Dinas Peternakan baru mereng-reng jumlah yang dibutuhkan,” kata Agus Purnomo, Minggu (2/1).

Agus menerangkan, dalam APBD 2025, pemkab mengalokasikan dana BTT sebesar Rp 10 miliar.

”Jadi BTT kemarin kita alokasikan Rp 10 miliar. Dan itu memang khusus digunakan untuk kegiatan yang bersifat tidak terduga,” imbuhnya.

Agus menerangkan, hingga kini belum ada keputusan peningkatan status KLB PMK. Pasalnya, masih menunggu persetujuan dari Pj bupati.

”Usulan KLB masih berproses di pak Pj bupati,” jelas dia.

Ia mengatakan, agar bisa mencairkan dana BTT untuk penanganan PMK, syaratnya harus ada penetapan status kejadian luar biasa (KLB).

Saat ini, kiriman 7.050 dosis vaksin PMK tahap pertama dari pemerintah pusat sudah habis.

Sementara Jombang membutuhkan vaksin dalam jumlah besar, mengingat populasi sapi di Jombang juga besar. Karenanya, salah satu opsinya menggunakan dana BTT.

Baca Juga: Tembus 1.164 Kasus, Kasus PMK di Jombang Terus Meroket

”BTT salah satunya untuk vaksinasi,” imbuhnya.

Agus memaparkan, selain diproyeksikan untuk penanganan PMK, sebagian anggaran BTT juga akan dialokasikan untuk kegiatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban terdampak tanah longsor di Dukuh Banturejo, Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam.

”BTT Rp 10 miliar, nanti digunakan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Sementara itu, update kasus PMK per Rabu ((1/2), total temuan kasus sejak 8 Desember 2024 tercatat ada 1.344 kasus.

Dalam sehari kemarin, total ada 24 kasus baru yang ditemukan.

Sementara, jumlah potong paksa juga meningkat 3 kasus menjadi 129 kasus. Untuk kasus sembuh total ada 798 ekor setelah ada penambahan sembuh 77 ekor.

”Untuk kasus sapi masih sakit ada 331 ekor, bertambah dari 57 ekor,’’ terang Plt Kadis Peternakan M Saleh diwawancara terpisah, Minggu (2/2).

Ia mengatakan, stok vaksin tahap pertama telah rampung dan menunggu kiriman dari Pemprov Jatim.

Saat ini vaksin sudah habis dan masih menunggu kiriman lagi. Insya allah tanggal 10 Februari,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#btt #dana #pj bupati #Pemkab #longsor #penetapan #klb #Jombang #pmk