Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Proyek Jembatan Kudubanjar Rp 3,6 Miliar Tanpa Lelang, Begini Penjelasan Pemkab Jombang

Ainul Hafidz • Jumat, 17 Januari 2025 | 15:48 WIB
MENYEMPIT: Warga melintas di jembatan darurat Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Jombang, (10/10).
MENYEMPIT: Warga melintas di jembatan darurat Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Jombang, (10/10).

JombangBanget.id – Jembatan di Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Jombang dipastikan bakal dibangun tahun ini.

Anggarannya telah disiapkan senilai Rp 3,6 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Jombang 2025.

Pemilihan pelaksananya bakal dilakukan tanpa lelang.

Tetapi melalui metode pemilihan penyedia menggunakan e-purchasing konstruksi.

’’Rencana pakai e-purchasing, tapi menunggu sampai review inspektorat selesai dahulu,’’ kata Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang, Agung Hariadi, kemarin.

Penyusunan DED (detail engineering design) atau dokumen perencanaan proyek jembatan sudah tuntas.

Saat ini melengkapi berkas untuk persiapan pengajuan review ke Inspektorat Jombang.

’’Setelah hasil review Inspektorat Jombang keluar, langsung berproses pemilihan penyedia,’’ terangnya.

Konsultan perencana sudah menyelesakan dokumen perencanaan.

’’Dokumen perencanaan sudah selesai, sekarang posisi masih kita siapkan untuk persiapan review inspektorat,’’ kata Agung kepada Jawa Pos Radar Jombang, Rabu (15/1).

Review dilakukan karena proyek itu menjadi salah satu proyek strategis daerah (PSD) Jombang tahun ini.

Baca Juga: Pemkab Jombang Susun Dokumen Perencanaan Perbaikan Jembatan Kudubanjar, Segini Anggaranya

Sehingga, sebelum dilakukan pemilihan penyedia harus sudah selesai review tersebut.

’’Ini perintah MCP (monitoring center for prevention) KPK, harus ada review dahulu. Mulai dari HPS (Harga Perkiraan Sendiri) dan sebagainya,’’ imbuhnya.

Ditarget dalam minggu ini berkas itu sudah dikirim. ’’Paling tidak Jumat (hari ini) sudah kami kirim,’’ ujar Agung.

Sesuai dokumen perencanaan, jembatan Kudubanjar nantinya dibangun menggunakan rangka baja.

Hampir sama dengan jembatan di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo.

’’Tidak pakai jembatan komposit dari beton,’’ ucapnya.

Ada banyak pertimbangan, konstruksi jembatan menggunakan rangka baja.

Di antaranya, selama ini, Sungai Marmoyo di wilayah itu selalu meluap ketika musim hujan. Begitu juga ketika musim kemarau, dipergunakan untuk irigasi sawah.

’’Ketika kemarau di sana dipakai untuk pertanian tembakau, sehingga tidak bisa diganggu metode pangairannya,’’ tuturnya.

Jembatan di Desa Kudubanjar putus sejak awal 2020. Karena tak kunjung ditangani, warga urunan untuk membangun jembatan darurat dari rangka besi.

Pasalnya, akses jembatan tersebut sangat vital untuk aktivitas warga sekitar.

Pembangunan jembatan sudah sempat diajukan pada 2024, namun karena ada refocusing anggaran, sehingga proyek tersebut batal. (fid/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#lelang #Pemkab #Kudubanjar #Proyek Strategis Daerah #e-katalog #kudu #proyek #jembatan #Jombang #e-purchasing #PSD