JombangBanget.id – Pembangunan lapak sementara atau pasar penampungan pedagang Pasar Ploso, Jombang di Lapangan Bawangan telah rampung.
Tahun ini, sebanyak 140 pedagang akan menempati lapak sementara lantaran bangunan Pasar Ploso bakal direhab.
Saat ini pemkab tengah memproses pengajuan izin pemanfaatan anggaran BKK Pemprov Jatim untuk melanjutkan kegiatan rehab Pasar Ploso yang tahun lalu gagal terealisasi.
”Jadi, tahun ini kita akan sosialisasi dulu kepada para pedagang. Kita siapkan mereka untuk pindah di tempat relokasi, terutama mereka yang terdampak,” terang Kabid Sarana Perdagangan dan Bapokting Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Yustinus Haris Prasetijo.
Haris menjelaskan, dari data yang dimilikinya, ada sekitar 140 pedagang pasar yang akan menempati lapak sementara tersebut.
”Sekitar 140-an pedagang yang terdampak. Mayoritas semua yang di bawah, ada kering, basah, pakaian campur, karena kita zonasinya di depan itu kan masih campur,” lontarnya.
Dijelaskan, sebenarnya proyek rehabilitasi Pasar Ploso akan direalisasikan pada 2024 oleh Dinas PUPR Jombang.
Namun, karena waktu itu terkendala pencairan serta waktu yang sudah mepet, sehingga yang bisa dikerjakan hanya pembangunan lapak sementara pedagang.
”Jadi, tahun lalu kan Dinas PUPR yang melaksanakan. Namun, karena tidak terlaksana (rehab pasar, Red) sehingga tahun 2025 ini dikembalikan lagi ke kami di disdagrin sebagai pelaksananya,” tambahnya.
Anggaran pembangunan rehabilitasi Pasar Ploso, disebutnya menggunakan dana bantuan keuangan khusus (BKK) dari Pemprov Jatim.
”Sekitar Rp 7,8 miliar yang nanti bisa dimanfaatkan, kita sedang proses pengajuan permohonan izin pemanfaatan dana BKK tersebut ke Pemprov Jatim ini,” tambahnya.
Baca Juga: Pemkab Jombang Lelang Proyek Pembangunan Lapak Sementara Pasar Ploso, Segini Pagu Anggarannya
Saat dikonfirmasi, Dinas PUPR Jombang menerangkan, setelah proyek rehabilitasi Pasar Ploso gagal terealisasi tahun lalu, prosesnya telah dikembalikan lagi ke Disdagrin Jombang.
”Jadi benar, untuk kelanjutan Pasar Ploso, akan dilanjutkan kembali oleh Disdagrin Jombang tahun 2025 ini, bukan kami,” terang Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz