Jombangbanget.id - Sebanyak tiga sekolah dasar (SD) di Kabupaten Jombang melaporkan kebanjiran, imbas hujan yang turun Senin (6/1) sore.
SDN Mojongapit 3 Kecamatan Jombang, SDN Plosokerep 1 Kecamatan Sumobito, dan SDN Peterongan 1 Kecamatan Peterongan.
Kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung normal, karena masih dalam kategori aman.
’’Semuanya aman, jadi kegiatan belajar mengajar tetap offline. Banjirnya tidak besar, paling se-mata kaki di halaman sekolah,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rendra Kusuma.
Jika banjir tinggi dan tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar secara offline, ia mengimbau kepada sekolah agar melakukan kegiatan pembelajaran online.
Karena banjir yang menimpa tiga sekolah tersebut masih dalam kategori aman, maka kegiatan dilakukan secara offline.
’’SD yang lain masih belum laporan,’’ ucapnya.
Sementara itu Koordinator Wilayah Kerja Pendidikan Kecamatan Jombang, Wahib, mengatakan, di Kecamatan Jombang hanya TK Inklusi Pelangiku Kepanjen yang meliburkan siswanya karena banjir cukup tinggi.
Sementara yang lain masih dalam kategori aman.
’’SDN Mojongapit 3 Jombang izin pulang pagi, tapi tidak saya izinkan karena masih dalam kategori aman untuk kegiatan pembelajaran di dalam kelas, hanya halaman saja menggenang se-mata kaki, anak-anak juga sudah dikondisikan keamanannya,’’ ungkap Wahib.
Sementara itu, Kepala SDN Mojongapit 3 Jombang, Zumaroh, mengatakan, kegiatan belajar mengajar berlangsung normal.
Kecuali olahraga yang diisi materi dalam kelas, karena tidak memungkinkan untuk kegiatan di luar kelas.
’’Yang lain tetap normal seperti biasa, kami izin pulang lebih awal juga tidak diizinkan, karena banjir hanya halaman, dalam kelas aman,’’ jelasnya.
Tepat di depan sekolah memang ada sungai kecil yang selalu menjadi langganan banjir setiap hujan deras.
Kondisi sekolah juga lebih rendah dari sungai dan jalan.
’’Banjirnya sejak semalam (6/1), tadi pagi (7/1) sekitar 10 sentimeter, siangnya sudah sedikit lebih surut,’’ kata Zumaroh.
Siswa tertib belajar dalam kelas, kecuali saat istirahat banyak siswa yang memaksa bermain air di halaman sekolah. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz