JombangBanget.id – Progres pekerjaan pembangunan gedung Kecamatan Diwek, Jombang yang minus diakui kontraktor proyek.
Mereka beralasan menunggu material aluminium composite panel (ACP) tiba di lokasi.
’’Jadi yang kurang ini hanya ACP saja, sekarang kami nunggu barangnya datang,’’ kata Direktur CV Satu Jaya Konstruksi Mustakim.
Hingga hari terakhir deadline, Jumat (6/12), pekerjaan masih bejalan. Material itu nantinya dipasang di dinding bagian depan.
Pihaknya menarget, ketika material sudah tiba, pekerjaan bisa segera tuntas.
’’Misalnya dikerjakan mungkin hanya satu sampai tiga hari saja,’’ imbuhnya.
Meski turun hujan, menurut Mustakim, tak menjadi penghambat pekerjaan. Karena seluruh atap bangunan sudah terpasang.
Sehingga pekerjaan di bagian bawah atau di dalam gedung bisa dilakukan.
’’Keramik juga ada sebagian yang nunggu barang, tapi tidak banyak. Jadi aman, tidak terhambat musim hujan,’’ urai Mustakim.
Belum datangnya sebagian material membuat progres pekerjaan minus menjelang hari terakhir kontrak.
’’Mudah-mudahan bisa terkejar, kalaupun telat (molor) tidak akan lama. Karena (pekerjaan) tinggal itu saja, finishing juga sedikit saja,’’ ujar Mustakim.
Pantauan di lokasi, Jumat (6/12), pekerja tengah menyelesaikan pekerjaan di beberapa titik.
Mulai dari pendopo kecamatan hingga bangunan utama kantor kecamatan.
Proyek pembangunan gedung Kecamatan Diwek Rp 3,7 miliar bersumber anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2024.
Progres pekerjaan kantor Kecamatan Diwek yang diterima Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jombang hingga Kamis (5/12), 95,1 persen alias minus 4,5 persen.
Sesuai kontrak, proyek itu harusnya tuntas Jumat (6/12).
Namun, ada beberapa item pekerjaan yang masih belum bisa dikerjakan.
Seperti ACP, lalu pemasangan penutup pintu dan daun jendela.
’’Mereka (rekanan) minta ada perpanjangan, tetapi tidak kami kabulkan. Kami minta segera diselesesaikan. Ketika tidak selesai maka sesuai dengan ketentuan, dikenakan denda berjalan,’’ kata Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, melalui Kabid Tata Bangunan dan Bina Konstruksi, Edy Yulianto. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz